gragepolitan.com
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Bendera Kuning, Simbol Duka yang Menyatukan Masyarakat

gragepolitan by gragepolitan
26 September 2025
in Ragam Kita
0
0
SHARES
308
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Bendera Kuning, Simbol Duka yang Menyatukan Masyarakat

GRAGEPOLITAN – Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi, ada satu tradisi sederhana yang masih bertahan di banyak daerah Indonesia: pemasangan bendera kuning sebagai tanda kematian. Di Kabupaten Cirebon, khususnya di Desa Karangsuwung, pemandangan bendera kuning berjejer di pinggir jalan, persimpangan, hingga menuju rumah duka, seakan menjadi pengumuman terbuka bahwa sebuah keluarga tengah berduka. 24/9/2025

Tradisi ini mungkin terlihat sederhana, namun sarat makna. Bendera kuning bukan sekadar kain yang berkibar. Ia adalah simbol komunikasi sosial yang begitu kuat. Dalam sekejap, masyarakat tahu ada kabar duka, dan secara spontan, gotong royong pun hadir: mulai dari membantu persiapan pemakaman, memasang tenda, hingga sekadar duduk mendampingi keluarga yang kehilangan.

Di era serba cepat, ketika kabar duka bisa tersebar melalui WhatsApp, Facebook, atau media sosial lainnya, bendera kuning justru tetap kokoh sebagai tanda fisik yang menyentuh ruang publik. Ia bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga meneguhkan rasa kebersamaan. Orang yang melihatnya akan tergerak, bukan sekadar “mengetahui,” tapi juga “menghadiri.”

Pertanyaannya, apakah tradisi ini akan terus bertahan di masa depan?
Generasi muda kini hidup dalam dunia yang praktis, serba instan, dan terkadang lebih individualis. Namun justru di sinilah pentingnya menjaga bendera kuning sebagai bagian dari kearifan lokal. Sebab, tradisi ini mengajarkan bahwa duka bukan hanya urusan keluarga yang ditinggalkan, melainkan urusan bersama yang menyatukan masyarakat.

RelatedPosts

Menyelami Makna Kesetiaan Melalui Tari Jagabayan di Pentas Bulanan

Santika Indonesia Hotels dan Resorts Perkenalkan Dunia Perhotelan kepada Anak-anak SOS Children’s Villages

Tawarkan 5 Program Unggulan di PWI Kota Bogor, Tantan Sulthon Siap Wujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’

Bendera kuning juga menjadi simbol kejujuran budaya kita: sederhana, mudah dimengerti, dan menyentuh hati. Ia mengingatkan kita bahwa dalam kehidupan yang penuh hiruk pikuk, ada nilai luhur berupa solidaritas yang tak boleh luntur.

Maka, mempertahankan tradisi bendera kuning bukan sekadar soal adat, melainkan juga soal merawat empati. Di balik selembar kain kuning yang berkibar, tersimpan pesan besar: bahwa manusia tidak hidup sendiri, dan dalam duka sekalipun, kita tetap saling menguatkan

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: Opini
Previous Post

Penghasilan Pasang Surut, Nana Tetap Setia Menghidupi Keluarga Lewat Batu Cincin

Next Post

Kereta Kencana Ki Juru Mudi,  Pusaka Abad ke-17 dari London yang Masih Digunakan di Keraton Kacirebonan

Related Posts

Menyelami Makna Kesetiaan Melalui Tari Jagabayan di Pentas Bulanan
Ragam Kita

Menyelami Makna Kesetiaan Melalui Tari Jagabayan di Pentas Bulanan

9 Agustus 2026
1k
Santika Indonesia Hotels dan Resorts Perkenalkan Dunia Perhotelan kepada Anak-anak SOS Children’s Villages
Ragam Kita

Santika Indonesia Hotels dan Resorts Perkenalkan Dunia Perhotelan kepada Anak-anak SOS Children’s Villages

3 Agustus 2026
1k
Tawarkan 5 Program Unggulan di PWI Kota Bogor, Tantan Sulthon Siap Wujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’
Ragam Kita

Tawarkan 5 Program Unggulan di PWI Kota Bogor, Tantan Sulthon Siap Wujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’

3 Agustus 2026
1k
Next Post
Kereta Kencana Ki Juru Mudi,  Pusaka Abad ke-17 dari London yang Masih Digunakan di Keraton Kacirebonan

Kereta Kencana Ki Juru Mudi,  Pusaka Abad ke-17 dari London yang Masih Digunakan di Keraton Kacirebonan

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN