gragepolitan.com
No Result
View All Result
Minggu, Maret 29, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Bukan Hanya Intelektual, Cirebon Dorong Pembangunan Karakter Generasi Muda Melalui Pengajian

gragepolitan by gragepolitan
19 Desember 2025
in Kota Cirebon
0
0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Pemkot Cirebon Tingkatkan Kapasitas Guru Ngaji, Bentuk Generasi Berakhlakul Karimah

GRAGEPOLITAN – Pemerintah Kota Cirebon menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari kokohnya nilai akhlakul karimah yang tertanam sejak dini. Hal itu diwujudkan dengan digelarnya Workshop Peningkatan Kapasitas Guru Ngaji dan Penyerahan Stimulan Insentif Guru Ngaji Tahun 2025 di Gedung Islamic Center At-Taqwa, Kamis (18/12/2025). Workshop ini menjadi ruang penguatan peran guru ngaji sebagai garda terdepan dalam membimbing generasi muda agar tumbuh dengan nilai keislaman yang moderat, toleran, dan berkarakter.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para guru ngaji atas dedikasi yang selama ini diberikan. Menurutnya, para guru ngaji memiliki peran strategis sebagai benteng moral bagi anak-anak di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.

“Di tangan Bapak dan Ibu sekalian, karakter generasi muda Kota Cirebon dibentuk agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang kokoh sebagai bekal menghadapi masa depan,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia juga menyoroti tantangan serius yang dihadapi saat ini, yakni disrupsi digital dan krisis literasi Al-Qur’an. Arus informasi yang begitu deras melalui media sosial membuat anak-anak semakin dekat dengan gawai, sementara interaksi dengan nilai-nilai Al-Qur’an berpotensi tergerus jika metode pengajaran tidak beradaptasi dengan perkembangan zaman.

RelatedPosts

Kader PKK dan Posyandu Bersatu: Arahan Wali Kota untuk Masyarakat

Distribusi Bantuan Pangan Cirebon oleh Pemkot dan Bulog

Paparan LKPJ 2025: Wali Kota Ungkap Pembangunan Setara

Oleh karena itu, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas guru ngaji agar mampu menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang inovatif, interaktif, dan menyenangkan.

“Pengajaran juga harus kontekstual, mampu menjelaskan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah keberagaman masyarakat Kota Cirebon,” tambahnya.

Terkait penyerahan stimulan insentif, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah menyadari nilai yang diberikan belum sepenuhnya sebanding dengan dedikasi para guru ngaji. Namun, insentif tersebut diharapkan menjadi wujud kehadiran dan pengakuan pemerintah sekaligus penyemangat bagi para pejuang Al-Qur’an di tingkat akar rumput.

“Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Cirebon dan LPTQ, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan keagamaan di tingkat kelurahan, sekaligus mendukung visi pembangunan Kota Cirebon yang berkarakter religius, inklusif, dan berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Kota Cirebon, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas guru ngaji di setiap kelurahan. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjadikan Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji lebih terorganisasi dan berkelanjutan.

“Workshop ini diikuti oleh 66 peserta, dengan masing-masing kelurahan mengirimkan tiga orang perwakilan dari 22 kelurahan. Materi disampaikan oleh beragam narasumber yang kompeten, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaring potensi qori dan qoriah dari masyarakat Kota Cirebon,” jelas Ahmad Yani.

Sumber : Humas Pemkot Cirebon

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: guru ngajikota cirebon
Previous Post

Pemkot Cirebon Mendukung Penuh Program MBG untuk Kesehatan Warga

Next Post

Peringatan HKSN dan HDI 2025: Dinas Sosial Tegaskan Komitmen Kesetaraan di Cirebon

Related Posts

Kader PKK dan Posyandu Bersatu: Arahan Wali Kota untuk Masyarakat
Kota Cirebon

Kader PKK dan Posyandu Bersatu: Arahan Wali Kota untuk Masyarakat

27 Maret 2026
999
Distribusi Bantuan Pangan Cirebon oleh Pemkot dan Bulog
Kota Cirebon

Distribusi Bantuan Pangan Cirebon oleh Pemkot dan Bulog

26 Maret 2026
999
Paparan LKPJ 2025: Wali Kota Ungkap Pembangunan Setara
Kota Cirebon

Paparan LKPJ 2025: Wali Kota Ungkap Pembangunan Setara

26 Maret 2026
999
Next Post
Peringatan HKSN dan HDI 2025: Dinas Sosial Tegaskan Komitmen Kesetaraan di Cirebon

Peringatan HKSN dan HDI 2025: Dinas Sosial Tegaskan Komitmen Kesetaraan di Cirebon

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN