
GRAGEPOLITAN – Tingginya curah hujan belakangan ini membuat badan jalan jalur nadional Pantura Cirebon mengalami kerusakan. Lobang cukup dalam karena terkikis air hujan muncul di sana-sini sehingga membahayakan para pengguna jalan.
Pantauan di lapangan, lobang di badan jalan tampak cukup banyak dari mulai Jl Brigjen Dharsono ( By Pass) Kota Cirebon hingga Plered Kabupaten Cirebon. Bermunculannya lobang di sepanjang ruas tersebut, membuat para pengendara terpaksa harus menghindarinya.
Selain menjadi rawan kecelakaan, tetutama para pengendara sepeda motor. Misalnya utuk menghindari lobang tak jarang mereka harus menghindarinya mendadak. Jika tidak roda dan kaki-kaki kendaraan mereka bisa rusak, bahkan terjatuh ke aspal.
Kondisi ini banyak dikeluhkan masyarakat, utamanya para pengguna jalan yang biasa melewati jalur tersebut. Mereka mengaku was-was takut terjatuh, terutama saat hujan turun dan badan jalan dipenuhi genangan air.
“Saya melewati jalur ini hampir setiap pagi, karena harus mengantar anak sekolah. Tapi saat ini menjadi khawatir akibat bermunculannya lobang di sepanjang jalsn,” ujar Cahya, seorang pengendara asal Tengah Tani Kab Cirebon, Kamis 29 Januari 2026.
Keluhan yang sama juga disampaikan Hamdan, seorang pengendara asal Kec Sumber Kab Cirebon. Untuk menghindari lobang-lobang di aspal jalan. Ia terpaksa harus zigzag untuk menhindari jebakan-jebakan rusaknya badan jalan.
Sementara itu, terkait kerusakan jalan di jalur nasional Pantura Cirebon ini, belum ada tanggapan dari Bina Marga setempat. Begitupun dari Bina Marga propinsi maupun Kementerian PU.***





Discussion about this post