gragepolitan.com
No Result
View All Result
Rabu, Maret 4, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Ketua DPRD Turun Langsung, Rapat Komisi II Bahas Upaya Meningkatkan PAD

Iman Shelter by Iman Shelter
3 Maret 2026
in Kabupaten Cirebon, Parlemen Kita
0
0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Rapat Komisi II DPRD dan Bapenda Kab. Cirebon

GRAGEPOLITAN – Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon Selasa (03/03), bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon dalam rangka evaluasi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak daerah berlangsung dengan dinamika yang tidak biasa. Pasalnya, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, SH.,MH., bukan hanya oleh Ketua Komisi II sebagaimana lazimnya.

Kehadiran dan kepemimpinan langsung Ketua DPRD dalam forum komisi menjadi sorotan tersendiri. Secara prosedural, rapat kerja komisi umumnya dipimpin oleh ketua komisi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) mitra kerja. Namun kali ini, Ketua DPRD memilih turun langsung memimpin jalannya pembahasan bersama jajaran Komisi II dan Bapenda Kabupaten Cirebon.

Dalam arahannya, Ketua DPRD menegaskan bahwa perhatian serius terhadap sektor pajak daerah merupakan keniscayaan, mengingat belum tercapainya target PAD Tahun Anggaran 2025. Evaluasi tersebut, menurutnya, harus menjadi momentum pembenahan tata kelola dan strategi optimalisasi pendapatan daerah.

“Dengan jumlah penduduk Kabupaten Cirebon yang mencapai sekitar 2,3 juta jiwa, seharusnya kapasitas fiskal kita bisa lebih kuat. Ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan capaian PAD mengindikasikan masih adanya potensi yang belum tergali maksimal,” ujarnya dalam rapat tersebut.

RelatedPosts

DPRD Kabupaten Cirebon: Hasil Rapat Paripurna 2027 Soroti Tantangan Banjir dan Strategi Pengentasan Kemiskinan

Peningkatan Literasi Keuangan Pesisir, OJK dan Komisi XI DPR RI Edukasi Nelayan Gebang Mekar

Rencana Ambisius DKPPP 2027 Menuai Kritik dari Komisi II DPRD

Ia menilai, potensi pajak daerah baik dari sektor usaha, pabrik dan manufaktur, maupun aktivitas ekonomi lainnya perlu dipetakan ulang secara komprehensif. Pendekatan berbasis data dan penguatan sistem pengawasan dinilai menjadi langkah penting untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah yang lebih signifikan dan berkelanjutan.

Selain soal optimalisasi potensi, Ketua DPRD juga memberikan penegasan kepada jajaran Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Cirebon agar tidak ragu dalam menjalankan kewenangan pemungutan pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan agar Bapenda tetap berpegang pada regulasi dan tidak terpengaruh oleh tekanan pihak-pihak tertentu.

“Sepanjang pungutan yang dilakukan sudah sesuai dengan Peraturan Daerah, tidak ada alasan untuk mengalah terhadap tekanan para pengusaha. Penegakan regulasi harus konsisten demi kepentingan daerah dan masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen DPRD dalam memperkuat fungsi pengawasan terhadap pengelolaan pendapatan daerah. Komisi II sebagai mitra kerja Bapenda juga didorong untuk terus melakukan monitoring terhadap realisasi penerimaan pajak serta memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan kepastian hukum.

Rapat ini menjadi sinyal bahwa DPRD Kabupaten Cirebon memberi perhatian serius terhadap kemandirian fiskal daerah. Dengan penguatan sinergi antara legislatif dan eksekutif, diharapkan sektor pajak daerah dapat menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan serta mendukung peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Cirebon.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: Bapenda Kab. CirebonDPRDKomisi II DPRD Kabupaten CirebonPeningkatan PAD
Previous Post

DPRD Kabupaten Cirebon: Hasil Rapat Paripurna 2027 Soroti Tantangan Banjir dan Strategi Pengentasan Kemiskinan

Next Post

Mengatasi Kendala Medan Curam, Perbaikan Jembatan Lebakngok dalam Proses Dikebut

Related Posts

DPRD Kabupaten Cirebon: Hasil Rapat Paripurna 2027 Soroti Tantangan Banjir dan Strategi Pengentasan Kemiskinan
Kabupaten Cirebon

DPRD Kabupaten Cirebon: Hasil Rapat Paripurna 2027 Soroti Tantangan Banjir dan Strategi Pengentasan Kemiskinan

3 Maret 2026
1k
Peningkatan Literasi Keuangan Pesisir, OJK dan Komisi XI DPR RI Edukasi Nelayan Gebang Mekar
Ekonomi Kita

Peningkatan Literasi Keuangan Pesisir, OJK dan Komisi XI DPR RI Edukasi Nelayan Gebang Mekar

3 Maret 2026
1k
Rencana Ambisius DKPPP 2027 Menuai Kritik dari Komisi II DPRD
Parlemen Kita

Rencana Ambisius DKPPP 2027 Menuai Kritik dari Komisi II DPRD

27 Februari 2026
1k
Next Post
Mengatasi Kendala Medan Curam, Perbaikan Jembatan Lebakngok dalam Proses Dikebut

Mengatasi Kendala Medan Curam, Perbaikan Jembatan Lebakngok dalam Proses Dikebut

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN