
GRAGEPOLITAN – Sudah tak aneh menjadi suatu pemandangan yang menyesakan ketika melintas, rasa was-was dan kekhawatiran saat melewati jalur bahu jalan yang di jadikan parkir Liar. Namun sepertinya dinas terkait tutup mata seakan pemandangan ini suda menjadi tradisi.
Dari hasil pantauan maraknya pakir liar hingga sampai bahu jalan di sepanjang Prapatan Kadipaten dan Leuwimunding Rajagaluh Kabupaten Majalengka seolah tidak ada tindakan yang tegas dengan menertibkan demi lancar nya lalu lintas serta menjaga keselamatan pengendara yang melintas.
Hal tersebut ketika menyampaikan unggahan video situasi terekam parkir liar yang sangat mengganggu keselamatan pengendara.Bupati Majalengka H.Eman Suherman memberikan tanggapan melalui pesan pribadi whatsApp.Ia menyampakan maraknya Jukir yang sekiranya mengganggu perlu di ingatkan.
“Terimakasi informasi yang telah di sampaikan melalui pesan pribadi whatsApp.Kalau bicara keramaian, alhamdulillah saya melihat dari sisi banyaknya umat Islam yg sedang menjalankan ibadah puasa. Yang melakukan ngabuburit, sekaligus mencari makanan ta,jil dan keramain ini tdk setiap hari” ujar nya
Namun soal jukir kata Bupati lebih lanjut, setuju banyaknya jukir yg tidak mengindahkan aturan membuat lalu lintas terganggu, mereka harus di ingatkan .
“Setidaknya kalau pemerintah belum melakukan tindakan, ingatkan oleh rakyat.Karena peran rakyat dalam ikut membangun dan mengawal penertiban menjadi hal yg sangat di butuhkan sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan”pungkasnya.
Pemandangan yang kerap kali maraknya jukir liar tidak hanya di hari libur panjang atau hari libur biasa.Mereka sudah di lakukan peneguran namun tidak mengindahkan.





Discussion about this post