gragepolitan.com
No Result
View All Result
Minggu, Juni 21, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Jelang Kemarau Petani Mulai Kesulitan Sumber Mata Air

Narto by Narto
20 Juni 2026
in Majalengka Kita
0
0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Jelang Kemarau Petani Mulai Kesulitan Sumber Mata Air

GRAGEPOLITAN – Jelang musim kemarau di th 2026 mulai di rasakan. Jika malam hari cuaca di selimuti rasa dingin yang menusuk.

Bagi petani dampak pengaruh jelang musim kemarau berbagai cara mengairi dengan mengebor menggunakan mesin diesel.

Seperti Karim (52) warga Desa Ciparay Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka.Ia mulai merasa ketar ketir kawatir tanaman padi akan mengalami kekeringan.

“Kekhawatiran itu sudah pasti padi yang sudah di tebar dan mulai membuahkan hasil, kini dirasakan air sulit jelang kemarau.”tuturnya.Jumat ( 19/06/2026 )

RelatedPosts

Ratusan Warga Penerima Bansos Mengundurkan Diri Setelah di Pasang Stiker

Komitmen Bersama OJK Cirebon dan Bupati Majalengka untuk Mewujudkan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif di Majalengka

Penemuan Bayi Berjenis Perempuan di Temukan di Rumah Kosong

Namun sebagian petani mulai saling bekerjasama cara mengatasi kekurangan air dengan cara mencari sumber mata air menggunakan bor.

Lain hal dengan Junedi ( 48 ) lebih memilih saat jelang kemarau menanam palawija.

“Sudah hukum alam setiap bulan Juni sudah pasti jelang kemarau panjang, sudah tentu akan menghadapi kesulitan air.Makanya saya lebih memilih menanam palawija yang akan lebih hemat air di bandingkan menanam padi”ujar nya.(Sunarto Aryodinoto)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: KemarauMajalengkaMata Airpetani
Previous Post

Ratusan Warga Penerima Bansos Mengundurkan Diri Setelah di Pasang Stiker

Related Posts

Ratusan Warga Penerima Bansos Mengundurkan Diri Setelah di Pasang Stiker
Majalengka Kita

Ratusan Warga Penerima Bansos Mengundurkan Diri Setelah di Pasang Stiker

20 Juni 2026
1k
Komitmen Bersama OJK Cirebon dan Bupati Majalengka untuk Mewujudkan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif di Majalengka
Ekonomi Kita

Komitmen Bersama OJK Cirebon dan Bupati Majalengka untuk Mewujudkan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif di Majalengka

17 April 2026
1k
Penemuan Bayi Berjenis Perempuan di Temukan di Rumah Kosong
Majalengka Kita

Penemuan Bayi Berjenis Perempuan di Temukan di Rumah Kosong

30 Maret 2026
1k

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN