
GRAGEPOLITAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon memperkuat integrasi antarmoda di Stasiun Cirebon untuk mempermudah mobilitas pelanggan. Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan Sinarjaya Group yang menyediakan layanan shuttle (angkutan pengumpan) rute Stasiun Cirebon menuju Terminal Kuningan atau sebaliknya. Layanan transportasi terintegrasi ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin, 29 Juni 2026 dengan tarif Rp50.000 per penumpang.
Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin menyampaikan bahwa penguatan integrasi moda transportasi ini merupakan prioritas utama dalam meningkatkan pelayanan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat demi merealisasikan konektivitas tersebut.
“Sebagai salah satu simpul transportasi utama, Stasiun Cirebon kini semakin ditata untuk menghadirkan layanan perjalanan yang lebih lancar, nyaman, dan efisien. Kami ingin memastikan pelanggan memiliki kemudahan dalam melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan melalui transportasi lanjutan yang tersedia di stasiun,” ujar Muhib.
Rute dan Jadwal Operasional Shuttle
Shuttle ini akan melayani penumpang kereta api yang turun di Stasiun Cirebon dan ingin melanjutkan perjalanan ke Kuningan melalui rute Cilimus – Jalaksana – Cirendang, begitu pula untuk arah sebaliknya.
Berikut adalah jadwal keberangkatan operasional shuttle setiap harinya:
1. Stasiun Cirebon menuju Terminal Kuningan :
Pukul 03.30 WIB , Pukul 09.30 WIB , Pukul 12.15 WIB, Pukul 16.00 WIB, Pukul 18.30 WIB, Pukul 20.00 WIB
2. Terminal Kuningan menuju Stasiun Cirebon :
Pukul 04.30 WIB, Pukul 07.15 WIB, Pukul 12.30 WIB, Pukul 15.00 WIB, Pukul 18.30 WIB, Pukul 20.30 WIB
Muhib menambahkan peningkatan konektivitas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Akses yang kian mudah dinilai akan melancarkan arus wisatawan maupun pelaku usaha yang berkunjung ke wilayah Cirebon, Kuningan, dan sekitarnya.
“Kami berharap pelanggan semakin nyaman memilih kereta api karena tidak perlu khawatir dengan akses lanjutan setelah tiba di stasiun. Semua sudah tersedia secara mudah dan aman,” imbuhnya.
Melalui langkah strategis ini, KAI Daop 3 berupaya menjadikan Stasiun Cirebon sebagai ikon transportasi publik yang modern dan berkelanjutan. Upaya serupa rencananya juga akan diimplementasikan di stasiun-stasiun lain di wilayah kerja Daop 3 Cirebon.
“Komitmen berkelanjutan KAI Daop 3 Cirebon dalam menghadirkan kemudahan akses, layanan prima, serta integrasi antarmoda ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap mobilitas masyarakat. Dengan begitu, pelanggan dapat merasakan perjalanan yang semakin nyaman, efisien, dan menyenangkan,” tutup Muhib.




Discussion about this post