
GRAGEPOLITAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon mengadakan pelatihan bagi Petugas Perawatan Jalur dan Jembatan Kereta Api, Petugas KPJR, dan Penjaga Lintas (PJL). Ini adalah bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan keselamatan kereta melalui peningkatan kompetensi petugas lapangan.
Pelatihan diikuti petugas dari wilayah kerja Daop 3 Cirebon dengan materi dari narasumber internal KAI berpengalaman di bidang operasional, prasarana, dan keselamatan kereta.
Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin menyatakan, pelatihan ini adalah langkah strategis untuk menyegarkan pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat profesionalisme petugas sesuai tugas mereka.
“Petugas Regu Perawatan Jalur dan Jembatan, Petugas Perawatan KPJR, maupun Petugas Jaga Lintas memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api. Melalui pembinaan ini, kami ingin memastikan setiap petugas memiliki kompetensi yang terus terbarui sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional sesuai standar keselamatan yang berlaku,” ujar Muhibbuddin.
Muhibbuddin menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari upaya preventif KAI untuk meminimalkan potensi gangguan pada perjalanan kereta api. Ini dilakukan melalui peningkatan kualitas pemeriksaan, perawatan, pengawasan prasarana, serta pengamanan operasional di lapangan.
Selama pelatihan, peserta menerima materi yang disesuaikan dengan tugas masing-masing, mencakup pemahaman terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), penerapan budaya keselamatan, disiplin kerja, penanganan kondisi darurat, serta penguatan koordinasi dan komunikasi antar petugas.
Pembinaan ini dilakukan dengan perpaduan antara penyampaian teori dan diskusi, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam berbagai situasi di lapangan.
“Melalui pembinaan ini, kami berharap seluruh petugas semakin siap menjalankan tugas secara profesional, mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat sesuai SOP, serta terus mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan,” tambah Muhibbuddin.
Menurut Muhibbuddin setiap petugas memiliki peran strategis dalam menjaga keandalan operasional perkeretaapian. Petugas Regu Perawatan Jalur dan Jembatan bertanggung jawab memastikan kondisi prasarana tetap laik dan aman dilalui kereta api, Petugas Perawatan KPJR mendukung efektivitas perawatan melalui kesiapan sarana kerja, sedangkan Petugas Jaga Lintas berperan dalam mengamankan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang.
“Pembinaan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun mental, kedisiplinan, serta profesionalisme seluruh petugas agar mampu bekerja secara sigap, disiplin, dan bertanggung jawab dalam setiap situasi,” tutup Muhibbuddin.
Dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, KAI Daop 3 Cirebon berharap dapat meningkatkan kualitas perawatan prasarana, kesiapan sarana pendukung perawatan, dan pengamanan di perlintasan sebidang. Hal ini diharapkan dapat mendukung perjalanan kereta api yang semakin aman, selamat, dan andal.
KAI juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang, berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi dan palang pintu mulai menutup, serta selalu mengutamakan perjalanan kereta api sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan dan upaya menjaga keselamatan bersama




Discussion about this post