gragepolitan.com
No Result
View All Result
Rabu, September 2, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Merdeka yang Dirasakan, Pelayanan Publik Jadi Bagian dari Makna Kemerdekaan di Kota Cirebon

Iman Shelter by Iman Shelter
1 September 2026
in Kota Cirebon
0
0
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Pelayanan Publik Jadi Bagian dari Makna Kemerdekaan di Kota Cirebon

GRAGEPOLITAN || Kota Cirebon – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Cirebon untuk memaknai kemerdekaan melalui hal-hal yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Tidak hanya melalui seremoni, makna kemerdekaan juga hadir ketika warga mendapatkan pelayanan yang mudah, jelas, adil, serta pembangunan yang mendukung aktivitas sehari-hari.

Berbagai layanan terus dikembangkan dan diperbaiki, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, layanan perizinan, hingga layanan berbasis digital dan tatap muka. Sejumlah kebutuhan pelayanan publik tersebut juga dapat diakses melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cirebon, yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu lokasi agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan.

Sementara itu, dalam pelayanan publik, upaya pembenahan juga mulai dirasakan masyarakat. Zardin Harlan (51), warga Kesenden, Kecamatan Kejaksan, menilai pelayanan pemerintah saat ini semakin tertata dan petugas membantu memberikan informasi dalam proses pelayanan.

“Pelayanan saat ini saya selalu merasakan budaya 5S, senyum, salam, sapa, sopan, dan santun,” ujar Zardin.

RelatedPosts

Wali Kota Lantik Direksi Perumda Air Minum, Serukan Prioritas pada Pelayanan Publik

Dalam HUT ke-105 RSD Gunung Jati, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Disiplin untuk Keselamatan Pasien

Wali Kota Cirebon Effendi Edo Hadiri Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 di NDCC Bali

Meski demikian, ia berharap informasi mengenai persyaratan dan prosedur pelayanan dapat terus diperkuat agar masyarakat tidak perlu bolak-balik karena dokumen yang dibawa belum lengkap.

“Harapannya lebih ditingkatkan lagi dalam hal sosialisasi ke masyarakat, dengan alur Pemkot, kecamatan, kelurahan, RW, sampai RT,” katanya.

Hal serupa disampaikan Juhaeriyah (38), ibu rumah tangga warga Kesenden, Kecamatan Kejaksan. Ia menilai pemanfaatan teknologi mulai membuat informasi dan sejumlah layanan lebih mudah diakses.

“Sekarang terasa lebih mudah dan cepat, terutama karena adanya layanan secara online dan informasi yang lebih mudah diperoleh,” ujar Juhaeriyah.

Menurutnya, layanan digital tetap perlu berjalan berdampingan dengan pelayanan tatap muka agar semua masyarakat mendapatkan akses yang sama.

“Pelayanan publik yang mudah, cepat, dan adil merupakan salah satu bentuk kemerdekaan bagi masyarakat. Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan yang baik tanpa dipersulit,” katanya.

Di luar ruang pelayanan, pembangunan infrastruktur dan penataan lingkungan juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan kota yang lebih nyaman bagi warga.

Makna kemerdekaan dirasakan dari pembangunan yang mendukung aktivitas sehari-hari. Widyo Priatno (47), warga Syekh Magelung, Kelurahan Kejaksan, yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, menilai kondisi jalan menjadi salah satu bentuk pembangunan yang paling mudah dirasakan.

“Kalau kami para ojol mah berharap jalan mulus. Karena kalau jalan rusak, kendaraan cepat rusak juga,” ujar Widyo.

Ia juga melihat perubahan pada kawasan Sungai Sukalila yang mulai ditata.

“Dengan adanya penataan kawasan Sukalila, menurut saya agak nyaman karena tidak ruwet lagi dengan parkir sembarangan di sepanjang pinggiran sungai,” katanya.

Upaya peningkatan pelayanan dan pembangunan tersebut juga tercermin dari sejumlah penghargaan yang diraih Kota Cirebon, antara lain:

  • Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026
  • Total Pencapaian Pelayanan KB Metode Operatif Wanita (MOW) Tahun 2025
  • Capaian Rumah Data Kependudukan Paripurna lebih dari 100 persen
  • Pelaksanaan Fasilitasi Siperindu Terbanyak (kategori minimal 4 kali)
  • Terbaik Pertama Kategori Pengendalian Inflasi – Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
  • Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-10 berturut-turut
  • Juara II Sayembara Penanganan ODGJ Terbaik – Kategori Dinas Sosial Kabupaten/Kota
  • Juara Terunik Fashion Show Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026
  • Juara Umum Porsenitas XIII KUNCI BERSAMA 2026
  • Koperasi Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat – Anugerah Koperasi Jawa Barat 2026
  • LPM Award 2026
  • Kota Cirebon meraih Hasil Penilaian PEKPPP top 10 Nasional
  • Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2025
  • Public Service Award 2026 Jawa Barat

Bagi Pemkot Cirebon, berbagai penghargaan tersebut bukan sekadar catatan prestasi. Penghargaan menjadi penguat sekaligus pengingat bahwa pelayanan publik, perlindungan kesehatan, pengendalian ekonomi, tata kelola pemerintahan, serta partisipasi masyarakat harus terus diarahkan pada manfaat yang benar-benar dirasakan warga.

Penghargaan juga bukan menjadi tanda bahwa seluruh pekerjaan telah selesai. Pemkot Cirebon menyadari masih terdapat banyak hal yang perlu dibenahi, mulai dari kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, pemerataan layanan digital, kualitas pelayanan tatap muka, hingga respons terhadap kebutuhan dan keluhan masyarakat.

Karena itu, semangat kemerdekaan terus dimaknai sebagai ruang untuk bekerja, mendengar, memperbaiki, dan meningkatkan pelayanan. Kemerdekaan tidak cukup hanya dirayakan. Kemerdekaan harus semakin dirasakan dalam kehidupan sehari-hari warga Kota Cirebon.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: Cepat dan BerkeadilanHUT ke-81 RIPelayanan Publikpemkot cirebonSemakin Mudah
Previous Post

Wali Kota Lantik Direksi Perumda Air Minum, Serukan Prioritas pada Pelayanan Publik

Next Post

Mengapa Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon Menjadi Pilihan Utama Masyarakat? Temukan Faktanya!

Related Posts

Wali Kota Lantik Direksi Perumda Air Minum, Serukan Prioritas pada Pelayanan Publik
Kota Cirebon

Wali Kota Lantik Direksi Perumda Air Minum, Serukan Prioritas pada Pelayanan Publik

31 Agustus 2026
1k
Dalam HUT ke-105 RSD Gunung Jati, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Disiplin untuk Keselamatan Pasien
Kota Cirebon

Dalam HUT ke-105 RSD Gunung Jati, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Disiplin untuk Keselamatan Pasien

31 Agustus 2026
1k
Wali Kota Cirebon Effendi Edo Hadiri Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 di NDCC Bali
Kota Cirebon

Wali Kota Cirebon Effendi Edo Hadiri Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 di NDCC Bali

30 Agustus 2026
1k
Next Post
Mengapa Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon Menjadi Pilihan Utama Masyarakat? Temukan Faktanya!

Mengapa Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon Menjadi Pilihan Utama Masyarakat? Temukan Faktanya!

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN