
GRAGEPOLITAN || Kota Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya memperkuat peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini dilakukan dengan memaksimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta membangun kepercayaan publik agar semakin banyak warga yang bisa merasakan manfaat dari program-program yang dijalankan Baznas.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, saat memberikan arahan dalam acara pembinaan Baznas Kota Cirebon yang juga sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bantuan mobil ambulans dari Baznas RI pada Senin, 19 Oktober 2026. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Baznas Kota Cirebon dan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan mobil ambulans yang diterima oleh Kota Cirebon. Menurutnya, bantuan ini adalah hasil dari upaya komunikasi dan koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya. Selain itu, bantuan ini juga menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam menyediakan manfaat nyata bagi masyarakat.
Wali Kota juga menambahkan bahwa Kota Cirebon merupakan salah satu dari tiga daerah di Jawa Barat yang mendapatkan bantuan mobil ambulans tersebut. Kehadiran fasilitas layanan kesehatan ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga, khususnya bagi mereka yang memerlukan transportasi medis dengan cepat dan mudah.
“Alhamdulillah, ini merupakan hasil dari kebersamaan dan sinergi yang terus kita bangun antara pemerintah daerah dan Baznas. Bantuan ambulan ini nilainya tidak kecil dan manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Saya berharap kendaraan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu warga Kota Cirebon yang membutuhkan,” ujar Wali Kota.
Ia menambahkan, pembinaan terhadap jajaran Baznas menjadi bagian penting untuk memastikan lembaga tersebut terus berkembang, baik dari sisi tata kelola maupun kualitas pelayanan. Menurutnya, capaian yang telah diraih selama ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar Baznas semakin dipercaya masyarakat sebagai lembaga yang amanah dalam mengelola dana umat.
Wali Kota menegaskan, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Baznas untuk memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan. Karena itu, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah harus dilakukan secara profesional, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan penerima manfaat.
“Kepercayaan masyarakat terhadap Baznas Kota Cirebon harus terus kita tingkatkan. Saya melihat sudah ada perkembangan yang baik selama ini, dan tentu kita ingin kemajuannya semakin terasa. Dengan pengelolaan yang semakin baik, masyarakat akan semakin yakin bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan benar-benar disalurkan untuk membantu mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cirebon, H. Hamdan, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah seluruh jajaran Baznas, mulai dari pimpinan, staf, hingga Dewan Pengawas yang baru terbentuk. Ia menyebut, arahan Wali Kota menjadi dorongan bagi Baznas untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat kontribusinya dalam pelayanan sosial.
Hamdan menjelaskan, penyerahan ambulans pada hari yang sama menjadi kesempatan berharga bagi Baznas Kota Cirebon untuk segera mengoptimalkan bantuan tersebut. Kendaraan yang telah tiba di Cirebon sejak Sabtu itu diharapkan dapat mendukung pelayanan bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan transportasi untuk memperoleh layanan kesehatan.
“Alhamdulillah, ambulans ini sudah berada di Cirebon dan hari ini dapat diserahkan secara langsung. Kami berharap keberadaannya benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini juga menjadi amanah bagi kami agar fasilitas yang diberikan dapat dijaga dan digunakan sesuai peruntukannya,” ungkap Hamdan.
Ia juga menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat terhadap keberadaan dan manfaat Baznas terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun. Berbagai program telah dijalankan untuk membantu penerima manfaat dari delapan golongan atau asnaf yang berhak menerima zakat, sesuai ketentuan yang berlaku.
Ke depan, Baznas Kota Cirebon berupaya memperkuat penghimpunan dana ZIS agar semakin banyak kebutuhan masyarakat yang dapat difasilitasi. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah dukungan bagi warga kurang mampu yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau ambruk melalui program rumah tidak layak huni (rutilahu), yang diharapkan dapat direalisasikan pada November atau Desember mendatang sesuai kesiapan program dan ketersediaan anggaran.
Melalui pembinaan dan penguatan sinergi ini, Pemerintah Kota Cirebon berharap Baznas semakin profesional dalam menjalankan tugasnya, sekaligus mampu memperluas manfaat dana umat bagi kesejahteraan masyarakat. Penyerahan ambulans menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi yang diharapkan terus berkembang, sejalan dengan upaya menghadirkan pelayanan sosial yang lebih dekat dan tepat sasaran bagi warga.
Hamdan juga mengajak kepada masyarakat untuk semakin meningkatkan kepedulian dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah melalui Baznas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap kepercayaan masyarakat kepada Baznas Kota Cirebon terus tumbuh. Semakin besar partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, semakin besar pula kesempatan kami untuk membantu warga yang membutuhkan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan mengelola amanah ini dengan sebaik-baiknya, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Cirebon,” Tuturnya.




Discussion about this post