
GRAGEPOLITAN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Harjamukti Tahun Perencanaan 2027 resmi digelar, Rabu (11/2/2026) di aula gedung kecamatan.
Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon Een Rusmiyati SE mengatakan, Musrenbang menjadi forum strategis bagi pemerintahan di tingkat kecamatan menyerap aspirasi masyarakat.
Dari 5 kelurahan di Kecamatan Harjamukti, Een menyebut bahwa permasalahan infrastruktur masih mendominasi dalam usulan Musrenbang 2027.
Di antaranya, penanganan banjir, peningkatan penerangan jalan umum, hingga penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kopi Luhur.
“Musrenbang di Harjamukti mengakomodir seluruh usulan dari lima kelurahan yaitu Harjamukti, Kecapi, Larangan, Kalijaga dan Argasunya. Infrastruktur menjadi fokus usulan utama,” katanya.
Een juga menekankan perhatian khusus pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi ketika musim penghujan tiba.
Maka dari itu, DPRD akan terus mengawasi seluruh usulan yang masuk dalam Musrenbang agar terealisasi manfaatnya bagi masyarakat.
“Tentu kami akan mengawal seluruh aspirasi yang masuk, sehingga nantinya hal itu dapat direalisasikan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Harjamukti R Yuki Maulana Hidayat SSTP menyampaikan empat perencanaan kebijakan prioritas untuk pembangunan tahun 2027.
Perencanaan tersebut yaitu pembangunan dan pemberdayaan UMKM, urban farming, penanggulangan bencana, serta pengelolaan sampah.
“Jika dipersentase maka untuk tahun 2027, perencanaan pembangunan mencapai 40 persen untuk pemberdayaan masyarakat, dan 60 persen untuk sarpras dari jumlah 202 program prioritas,” katanya.
Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah SSos MAP, dan anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana.
Sumber : Humas DPRD Kota Cirebon





Discussion about this post