gragepolitan.com
No Result
View All Result
Minggu, Maret 29, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Forkopimda Sidak Sejumlah Gereja di Cirebon pada Malam Natal, Suasana Terpantau Kondusif

gragepolitan by gragepolitan
26 Desember 2025
in Kota Cirebon
0
0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Pemkot Cirebon Pastikan Ibadah Natal Berjalan Kondusif dan Imbau Warga Kedepankan Empati di Malam Tahun Baru

GRAGEPOLITAN – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung ke sejumlah gereja di wilayah Kota Cirebon pada malam Natal, Rabu (24/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan rangkaian ibadah umat Kristiani berjalan dengan aman, nyaman, dan khidmat tanpa kendala keamanan yang berarti.

Rombongan Forkopimda meninjau lima titik utama, di antaranya GKI Pengampon, GBI Kalvari, Gereja Katolik St. Yusuf, GSPDI Filadelfia Kenduruan, dan Gereja Bunda Maria. Wali Kota menyatakan rasa syukurnya atas sinergi yang terjalin antar instansi.

“Alhamdulillah malam ini pemantauan untuk Natal lengkap dihadiri seluruh unsur Forkopimda. Saya sudah memantau beberapa gereja, hasilnya lancar, aman, dan kondusif. Semoga ini menjadi contoh bahwa kita semua mampu menjaga kedamaian di malam Natal ini,” ujarnya.

​Selain fokus pada pengamanan Natal, Pemerintah Kota Cirebon juga memberikan atensi khusus terkait perayaan malam pergantian tahun 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Cirebon memutuskan untuk tidak menyelenggarakan hiburan atau perayaan yang bersifat hura-hura. Keputusan ini diambil sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap situasi nasional.

RelatedPosts

Kader PKK dan Posyandu Bersatu: Arahan Wali Kota untuk Masyarakat

Distribusi Bantuan Pangan Cirebon oleh Pemkot dan Bulog

Paparan LKPJ 2025: Wali Kota Ungkap Pembangunan Setara

​Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya memberikan imbauan agar masyarakat tidak berlebihan dalam merayakan tahun baru.

“Untuk Kota Cirebon khususnya, tidak ada perayaan resmi dari pemerintah daerah. Saat ini saudara-saudara kita di daerah lain sedang tertimpa musibah, jadi tidak selayaknya kita merayakan malam tahun baru dengan hiruk-pikuk yang berlebihan,” tegasnya.

​Terkait operasional sektor swasta seperti hotel, pemerintah daerah menyerahkan teknis pelaksanaan kepada pengelola masing-masing, namun tetap dengan imbauan untuk menjaga situasi kamtibmas.

​Senada dengan kebijakan tersebut, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, juga menyatakan bahwa pihak kepolisian tidak akan mengeluarkan rekomendasi izin untuk pesta kembang api. Kebijakan ini didasari atas rasa empati terhadap bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk bencana banjir yang juga sempat terjadi di beberapa titik di Kota Cirebon seperti daerah Plumbon.

​”Kami dari Polres Cirebon Kota tidak merekomendasikan adanya pesta kembang api sebagai bentuk empati kepada saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang sedang mengalami musibah. Kami mengajak masyarakat untuk lebih banyak berdoa agar tahun depan kita semua diberikan keselamatan dan kesehatan,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan razia dan memberikan pembinaan kepada para pedagang kembang api dan petasan guna meminimalisir gangguan kenyamanan warga.
​
Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada malam tahun baru, Polres Cirebon Kota akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Penutupan jalan atau pengalihan arus hanya akan dilakukan jika terjadi kemacetan yang krusial agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat di titik-titik lainnya.

“Koordinasi antara aparat keamanan dan pemerintah akan terus dilakukan melalui monitoring intensif hingga seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berakhir dengan sukses,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: kota cirebonNataru
Previous Post

Musim Hujani, Banjir Mengancam Kota Cirebon, Bangunan RM Sentosa Cipto Cuek Berdiri di Atas Sungai

Next Post

Segera Tindak Lanjuti! Degradasi Fungsi Saluran Sungai Kalijaga Mendesak Penanganan

Related Posts

Kader PKK dan Posyandu Bersatu: Arahan Wali Kota untuk Masyarakat
Kota Cirebon

Kader PKK dan Posyandu Bersatu: Arahan Wali Kota untuk Masyarakat

27 Maret 2026
999
Distribusi Bantuan Pangan Cirebon oleh Pemkot dan Bulog
Kota Cirebon

Distribusi Bantuan Pangan Cirebon oleh Pemkot dan Bulog

26 Maret 2026
999
Paparan LKPJ 2025: Wali Kota Ungkap Pembangunan Setara
Kota Cirebon

Paparan LKPJ 2025: Wali Kota Ungkap Pembangunan Setara

26 Maret 2026
999
Next Post
Segera Tindak Lanjuti! Degradasi Fungsi Saluran Sungai Kalijaga Mendesak Penanganan

Segera Tindak Lanjuti! Degradasi Fungsi Saluran Sungai Kalijaga Mendesak Penanganan

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN