
GRAGEPOLITAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon kembali mempertegas peran strategisnya sebagai motor penggerak utama dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di wilayah Ciayumajakuning. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan edukasi keuangan syariah, yang sekaligus menjadi puncak dan penutup rangkaian acara GERAK Syariah 2026 di Kabupaten Cirebon yang berlangsung pada 1 April 2026.
Berlokasi di Masjid Nurush Shobah, Desa Karangsambung, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi OJK untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga ke tingkat komunitas. Dengan memanfaatkan masjid sebagai mitra strategis dalam literasi, OJK Cirebon mendorong terbentuknya pusat-pusat edukasi yang dapat menyebarluaskan wawasan keuangan syariah secara lebih inklusif, terarah, dan berkesinambungan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Asisten Daerah I Kabupaten Cirebon Drs. H. Mochamad Syafrudin, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Cirebon Dr. H. Sigit Nurhendi, SE., ME., C.Ht., serta perwakilan dari industri jasa keuangan syariah. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud nyata sinergi dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di tingkat lokal.
Peserta yang hadir meliputi pengurus dan jamaah masjid dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon dengan angka partisipasi yang cukup tinggi. Sebagian besar peserta adalah kalangan ibu-ibu kelompok pengajian yang memegang peranan penting dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Dengan kemampuannya sebagai agen literasi keuangan, mereka diharapkan dapat menyebarluaskan informasi tentang pengelolaan keuangan kepada masyarakat di sekitarnya.
Sebagai otoritas yang bertanggung jawab atas pengaturan, pengawasan, dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan, OJK Cirebon terus berupaya menghadirkan program edukasi yang tidak hanya bersifat informatif tetapi juga praktis. Melalui kegiatan kali ini, masyarakat diberikan pemahaman mendalam tentang cara mengelola keuangan, memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah secara tepat, serta mengenali dan menghindari beragam modus penipuan di sektor keuangan.
Dalam pidatonya, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menekankan pentingnya literasi keuangan syariah sebagai dasar untuk memperkokoh ketahanan ekonomi masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan puncak GERAK Syariah 2026 ini menjadi momentum bagi OJK untuk terus mendorong masyarakat agar tak hanya memahami konsep keuangan syariah, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari secara bijak dan bertanggung jawab.
Agus juga menambahkan bahwa masyarakat harus semakin waspada terhadap modus penipuan keuangan yang kini kerap memanfaatkan kemajuan teknologi. Ia mengimbau agar masyarakat hanya menggunakan produk dan layanan dari lembaga jasa keuangan yang memiliki izin resmi dan diawasi oleh OJK, serta memanfaatkan kanal informasi resmi yang disediakan oleh pihak otoritas.
Tingginya antusiasme peserta dalam acara ini menunjukkan bahwa program-program OJK di Cirebon telah membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Sambutan positif ini sekaligus membuktikan efektivitas pendekatan pendidikan yang dilakukan dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Dengan berakhirnya rangkaian GERAK Syariah 2026, OJK Cirebon kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Upaya ini sekaligus bertujuan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata di wilayah Ciayumajakuning.




Discussion about this post