
GRAGEPOLITAN-Tingginya curah hujan yang mengguyur Cirebon belakangan ini, menimbulkan kerusakan badan jalan berlobang makin bertambah. Seperti yang terjadi di sejumlah ruas jalan utama dalam Kota Cirebon, kerusakan balan jalan makin menjadi.
Di antaranya, lobang-lobang baru tampak bermunculan di Jl Cipto, tepatnya mulai depan SPBU sebrang CSb hingga putaran depan Pramita. Bahkan di titik depan RM Telor Dadar Beredar, dalamnya lobang memaksa di pasang pembatas jalan berwarna orange hingaa sepintas memgganggu keindahan.
Kemudian lobang makin memsar dan cukup dalam terdapat belokan Gunungari dari arah Jl Kartini arah masuk ke Jl Cipto. Atau tepatnya di badan jalan persis di sudut Bank BRI.
Akibatnya saat melintas di belokan tersebut, setiap kendaraan roda dua maupun roda empat berusaha menghindarinya. Mungkin mereka tidak mau terjebak lobang jalan tersebut karena bisa sepeda motornya terjerembab.
Sementara dari kawasan Kabupaten, yakni Jalan Tuparev yang menjadi perbatasa atau pintu gerbang Kota dan Kab Cirebon, kerusakan badan jalan makin menjadi. Apalagi aspal di Jl Tuparev ini sudah sejak lama menipis tak pernah ada perbaikan.
Lobang-lobang di badan jalan yang dikenal menjadi salah satu jalur tetsibuk ini, terus bermunculan. Terlebih di sisi kanan kiri badan jalan yang memang tidak full sampai trotoar membuat banyak genangan air.
Hingga Jumat 13 Februari 2026, belum tampak ada perbaikan atas kerusakan badan jalan tersebut. Baik yang ada di Kota maupun Kab Cirebon, belum ada tanhgapan dari otoritas setempat.***




Discussion about this post