
GRAGEPOLITAN – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon memastikan kesiapan operasional layanan kereta api melalui peningkatan perawatan sarana perkeretaapian.
Langkah tersebut dilakukan guna menjamin kelancaran perjalanan kereta api selama periode angkutan Lebaran, khususnya di wilayah Daop 3 Cirebon yang menjadi jalur strategis penghubung dari dan menuju Jakarta melalui lintas utara maupun selatan.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan Depo Lokomotif Cirebon, Depo Kereta Cirebon, serta Depo Gerbong Kelas B Arjawinangun memiliki peran penting dalam menjaga keandalan armada.
“Depo Lokomotif dan Depo Kereta Cirebon, serta Depo Gerbong Kelas B Arjawinangun memiliki kontribusi besar dalam memastikan kesiapan sarana operasional kereta api. Seluruh perawatan dilakukan secara rutin agar keandalan armada tetap terjaga dan operasional berjalan lancar di wilayah Daop 3 Cirebon yang menjadi leher operasional dari dan ke Jakarta via jalur utara maupun jalur selatan,” ujar Muhibbuddin, Jumat (20/2/2026).
Sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan, KAI Daop 3 Cirebon menerapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya pemeliharaan preventif melalui perawatan rutin sebelum sarana dioperasikan agar kondisi lokomotif dan kereta tetap prima.
Selain itu, pengembangan kompetensi sumber daya manusia juga terus dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan serta sertifikasi teknisi perawatan untuk memastikan standar kerja profesional. KAI juga memanfaatkan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi mobile dan dashboard berbasis web untuk memantau jadwal serta progres perawatan secara terintegrasi.
Muhibbuddin menjelaskan, seluruh perawatan periodik dilaksanakan sesuai rencana dan jadwal yang telah ditetapkan. Dengan perencanaan tersebut, setiap sarana diharapkan siap beroperasi secara optimal tanpa hambatan teknis.
“Perawatan sarana tidak semata-mata bertujuan menjaga keandalan operasional, tetapi juga menjadi elemen penting dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Sarana yang dirawat sesuai standar akan mengurangi potensi gangguan teknis selama perjalanan, sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman karena aspek keselamatan selalu menjadi prioritas utama kami,” tambahnya.
Untuk menunjang optimalisasi perawatan, Daop 3 Cirebon juga melengkapi fasilitas darurat, salah satunya rerailing jack equipment yang digunakan untuk evakuasi sarana apabila terjadi anjlokan.
Digitalisasi terus dikembangkan melalui pemasangan dashboard pemantauan real-time di depo serta penerapan checksheet digital dalam proses pemeriksaan sarana.
KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api, khususnya dalam menghadapi lonjakan penumpang saat Angkutan Lebaran 2026.
“Kami ingin memastikan setiap perjalanan kereta api tidak hanya aman, tetapi juga memberikan tingkat kenyamanan terbaik bagi pelanggan. Perawatan yang kami lakukan bukan sekadar memenuhi ketentuan teknis, melainkan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap kepercayaan masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan,” tutup Muhibbuddin.





Discussion about this post