
GRAGEPOLITAN – Perumda Pasar Kota Cirebon berhasil membukukan 90,22 persen raihan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025. Atau jika dirupiahkan sebesar Rp.303.150.157 dari total target PAD.
Hal tersebut disampaikan Plt Direktur Perumda Pasar Berintan, Winda Meliyana saat ditemui di kantor Perumda Pasar Kota Cirebon, Selasa 30 Desember 2025.
” Tahun 2025 ini PAD yang kita hasilkan mencapai Rp.303.150.175 dan sudah kami setorkan ke kas daerah,” ujar Winda.
Ia menyebutkan, terkait PAD ini pihaknya mengaku sudah bekerja keras untuk mencapai target yang ditetapkan. Namun tak dioungkirinya memang masih ada beberapa hambatan yang akhirnya target PAD tersebut tidak tercapai 100 persen.
“Salah satu hambatanyanya itu, yaitu dari Pasar Kanoman. Sebab belum ada tindak lanjut perjanjian yang habis kontraknya. Sedangian kami sudah menganggarkan. Jadi tidak tercapainya kesepakatan dengan pihak keraton Kanoman itu berpengaruh terhadap pendapatan PAD ini,” sambungnya.
Sedangkan dari pasar-pasar yang lain, lanjutnya, diungkapkannya, PAD berasal dari pasar- pasar lainnya terbilang cukup bagus.
“Kami akan melakukan evaluasi agar di tahun 2026 mendatang PAD Perumda Pasar bisa tercapai sesuai target,” katanya.
Selain itu, Perumda Pasar saat ini telah menerapkan pembayaran non tunai atau e- paymen. Saat ini telah berjalan di dua pasar yaitu Pasar Balong dan Pasar Pagi. Diharapkan dengan adanya pembayaran e-paymen ini bisa meminimalisir kebocoran.
“Kami berharap tahun depan semua pasar bisa menggunakan e-paymen. Semoga pasar semakin ramai, karena semakin banyak pengunjung pasar pedagang juga dapat melaksanakan kewajiban semakin baik. Jadi akan berpengaruh pada pendapatan dan sewa Pasar Kanoman jiga bisa terlaksana di tahun mendatang,” pungkasnya.(Robi)





Discussion about this post