
GRAGEPOLITAN-Jutaan sepeda motor dipastikan kembali akan melewati jalur Pantura Cirebon pada musim mudik lebaran 2026. Para pemudik yang menggunakan sepeda motor ini mereka datang dari arah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dengan tujuan daerah-daerah di Jawa Tengah.
Hal ini didasarkan pada lebaran tahun-tahun sebelumnya, di mana pengendara sepeda motor mendominasi jalur arteri Pantura. Kepadatan arus mudik mulai terasa pada H-7 lebaran.
Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas, setiap potongan atau putaran arah dijalur Pantura Cirebon, petugas melakukan penutupan. Dampaknya warga lokal terpaksa harus mencari putaran arah yang masih dibuka.
Kondisi ini akan terjadi pada H-7 hingga H+7 lebaran. Bagi mereka yang melewati jalur Pantura saat musim mudik dan arus balik ini, bisa memanfaarkan rest area atau posko-posko lebaran yang hadir di sepanjang jalur.
Khusus untuk pemudik kendaraan roda empat atau mobil, sejak adanya Tol Cipali, di jalur arteri Pantura biasanya tidak begitu banyak. Termasuk yang dari arah arteri Indramayu, untuk mobil akan terpecah sebagian besar masul melalui pintu Tol Palikanci di Cikarang Palimanan Cirebon.
Sementara itu, bagi para pemotor yang memadati jalur arteri Pantura, mereka bisa memnfaatkan tempat-tempat istirahat atau posko lebaran. Saat puncak mudik jumlah sepeda motor pemudik yang melintasi Pantura Cirebon mencapai jutaan.***




Discussion about this post