gragepolitan.com
No Result
View All Result
Kamis, Februari 19, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

OJK Cirebon Tekankan Pentingnya Kehati-hatian Terhadap Jebakan Investasi Ilegal

Iman Shelter by Iman Shelter
19 Februari 2026
in Cirebon Kita, Ekonomi Kita
0
0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Pesan Penting OJK untuk Komunitas Ciayumajakuning
Pesan Penting OJK untuk Komunitas Ciayumajakuning

GRAGEPOLITAN – Menyikapi adanya dugaan penipuan berkedok investasi atau investasi ilegal yang beredar di Kabupaten Pangandaran, khususnya yang dikaitkan dengan aplikasi bernama MBA, Otoritas Jasa Keuangan melalui Kantor OJK Cirebon menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus memberikan peringatan serius kepada masyarakat.18 Februari 2026

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penawaran investasi dengan iming-iming keuntungan tinggi, cepat, dan tanpa risiko. Terlebih menjelang bulan Ramadan yang mana kebutuhan ekonomi masyarakat cenderung meningkat dan sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“OJK Cirebon sangat prihatin atas kejadian ini. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa risiko yang jelas. Setiap keputusan investasi harus dilandasi logika, prinsip kehati-hatian, dan verifikasi informasi yang memadai,” tegas Agus Muntholib.

Perlu disadari bersama bahwa pola penawaran investasi ilegal saat ini telah bertransformasi menggunakan platform dan aplikasi berbasis digital. Skema tersebut memungkinkan penyebaran yang cepat, lintas wilayah, dan sulit terdeteksi karena banyak yang memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk berbuat kejahatan.

RelatedPosts

Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Target Utama Musrenbang Kecamatan Kejaksan Mendatang

Jalan Siliwangi Berubah Jadi Sentra Dagang Sambut Bulan Puasa

Jangan Lewatkan! Buffet Iftar Bertema Nusantara di Grage Hotel Cirebon

OJK Cirebon menekankan bahwa ekosistem digital membuat promosi investasi ilegal menyebar melalui media sosial, grup percakapan, hingga komunitas tertentu. Bahkan, dalam beberapa kasus, penawaran tersebut diperkuat dengan menghadirkan figur publik atau tokoh masyarakat untuk membangun persepsi kepercayaan, baik hal itu merupakan riil dilakukan oleh tokoh tersebut ataupun memanfaatkan teknologi AI.

“Kami mengingatkan, jangan pernah menempatkan kepercayaan semata-mata pada siapa yang menawarkan. Legalitas dan logika bisnis tetap harus menjadi pijakan utama. Sekalipun yang mengajak adalah tokoh atau figur publik, masyarakat tetap wajib melakukan verifikasi. Kepercayaan tidak boleh mengalahkan kehati-hatian,” lanjutnya.

Sebagai catatan, sejak Januari hingga 13 Februari 2026 kemarin, Kantor OJK Cirebon telah menerima sebanyak 266 konsultasi dan pengaduan dari konsumen jasa keuangan. Dari jumlah tersebut, laporan terbanyak masih berasal dari sektor financial technology (fintech). Namun demikian, OJK Cirebon juga mencatat bahwa terdapat 38 pengaduan akibat penipuan berkedok investasi atau investasi ilegal.

Untuk itu, OJK Cirebon kembali mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai ciri-ciri investasi ilegal, antara lain:
Menjanjikan keuntungan pasti dan tidak wajar dalam waktu singkat.
1. Menggunakan skema member-get-member atau sistem perekrutan berjenjang tanpa produk/jasa yang jelas.
2. Tidak memiliki izin usaha dari otoritas berwenang.
3. Menggunakan testimoni berlebihan untuk menarik kepercayaan publik.
4. Mengatasnamakan lembaga resmi tanpa bukti legalitas yang dapat diverifikasi.

Untuk melindungi diri dari penipuan berkedok investasi, masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip 2L yaitu Legal dan Logis sebagai berikut:
1. Cek legalitasnya. Pastikan produk investasi dan entitas yang menawarkan produk investasi tersebut telah memiliki izin dan terdaftar di OJK.
2. Cek logis atau tidaknya. Pahami skema bisnis dan risiko yang melekat. Keuntungan tinggi selalu berbanding lurus dengan risiko.
3. Jangan terburu-buru. Hindari mengambil keputusan investasi karena tekanan waktu atau ajakan yang emosional.
4. Konsultasikan terlebih dahulu kepada otoritas yang berwenang. Jika ragu, tanya dan konsultasikan kepada OJK sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada produk yang ditawarkan.

Masyarakat dapat menghubungi Kontak OJK 157, layanan WhatsApp resmi di 081-157- 157-157, melalui website resmi www.ojk.go.id, atau datang langsung ke Kantor OJK terdekat untuk memastikan legalitas suatu entitas. Bila masyarakat mengetahui adanya informasi terkait dugaan aktivitas keuangan ilegal jangan ragu untuk melaporkan kepada OJK atau Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI).

Kantor OJK Cirebon terus memperkuat edukasi dan literasi keuangan agar masyarakat semakin cerdas dan tangguh dalam menghadapi dinamika perekonomian nasional yang penuh tantangan.

“Kami hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai penjaga kepercayaan masyarakat. Jangan biarkan kerja keras bertahun-tahun hilang dalam hitungan hari karena tergiur janji manis yang menyesatkan. Bertanyalah sebelum berinvestasi. OJK selalu terbuka untuk melindungi dan mendampingi masyarakat.”, terang Agus.

OJK Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, pemuka agama dan alim ulama, aparat penegak hukum, serta media untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta menyebarkan edukasi dan literasi keuangan. Sinergi dan kepedulian kolektif menjadi benteng utama dalam melindungi masyarakat dari praktik investasi ilegal.

Menjelang bulan Ramadan, OJK Cirebon berharap masyarakat dapat menjalani ibadah di bulan suci dengan ketenangan, keamanan finansial, dan semangat kebersamaan tanpa bayang-bayang penipuan berkedok investasi yang merugikan.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: CiayumajakuningInvestasi IlegalOJK Cirebon
Previous Post

Jalan Siliwangi Berubah Jadi Sentra Dagang Sambut Bulan Puasa

Next Post

Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Target Utama Musrenbang Kecamatan Kejaksan Mendatang

Related Posts

Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Target Utama Musrenbang Kecamatan Kejaksan Mendatang
Kota Cirebon

Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Target Utama Musrenbang Kecamatan Kejaksan Mendatang

19 Februari 2026
1000
Jalan Siliwangi Berubah Jadi Sentra Dagang Sambut Bulan Puasa
Kota Cirebon

Jalan Siliwangi Berubah Jadi Sentra Dagang Sambut Bulan Puasa

18 Februari 2026
1k
Cirebon Kita

Jangan Lewatkan! Buffet Iftar Bertema Nusantara di Grage Hotel Cirebon

18 Februari 2026
1k
Next Post
Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Target Utama Musrenbang Kecamatan Kejaksan Mendatang

Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Target Utama Musrenbang Kecamatan Kejaksan Mendatang

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2025 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2025 GRAGEPOLITAN