gragepolitan.com
No Result
View All Result
Rabu, Februari 11, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Percepatan Layanan Yacht Cara Bea Cukai dan Instansi Lainnya Dorong Kemajuan Wisata Biak Numfor

Andi Kurniadi by Andi Kurniadi
9 Oktober 2025
in Ragam Kita
0
0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Percepatan Layanan Yacht Cara Bea Cukai dan Instansi Lainnya Dorong Kemajuan Wisata Biak Numfor

GRAGEPOLITAN – Di tengah bentangan luas Samudera Pasifik, Kabupaten Biak Numfor kian menunjukkan taringnya sebagai destinasi unggulan bagi komunitas yacht internasional. Dengan panorama alam yang memukau, keramahan masyarakat, serta kemudahan layanan kepelabuhanan, Biak telah menjadi pintu gerbang favorit bagi para wisatawan yacht.

Kepala Kantor Bea Cukai Biak, Bambang Parwanto menjelaskan selama tahun 2024, lebih dari 80 kapal yacht dari berbagai negara tercatat berlabuh di perairan Biak, khususnya di kawasan Pantai Samau, tepat di depan Nirmala Beach Hotel and Resort. “Masa tinggal para wisatawan yacht ini sangat bervariasi, mulai dari tiga hari hingga dua minggu, bahkan beberapa kapal menetap hingga sembilan minggu,” ujarnya.

Tak hanya berlibur, para wisatawan turut memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian lokal melalui pembelian bahan bakar, pembelanjaan di pasar tradisional, dan pemanfaatan berbagai layanan masyarakat. Keberadaan yacht-yacht ini telah membawa multiplier effect nyata bagi masyarakat Biak.

Selain mendatangkan devisa melalui pungutan masuk, para wisatawan turut menggerakkan ekonomi lokal dengan menyewa kendaraan, menginap di hotel, mencicipi kuliner lokal, hingga mengikuti tur budaya yang diselenggarakan oleh penduduk setempat.

RelatedPosts

Fasilitas Rawat Inap RS Pelabuhan Diperluas, Wujud Komitmen Pemerintah Kota Cirebon

Gedung Perundingan Linggarjati Sepi Pengunjung, Kenaikan Tarif Tiket Masuk Jadi Pemicu

Menelusuri Gedung Linggarjati Saksi Bisu Perjuangan Diplomasi Kedaulatan Indonesia

Dengan terus meningkatnya jumlah yacht yang singgah, Biak Numfor kini tak hanya dikenal sebagai surga penyelam dan pecinta laut, tetapi juga sebagai simpul maritim strategis di kawasan Pasifik. Untuk mendukung hal ini, Bea Cukai melalui unit vertikalnya, Bea Cukai Biak berkomitmen untuk selalu menyediakan layanan yang optimal. 

Kantor pelayanan Bea Cukai ini menyadari bahwa pelayanan cepat dan efisien adalah kunci utama dalam menarik kunjungan kapal internasional. Karena itu, Bea Cukai Biak terus berkoordinasi lintas instansi untuk memberikan kemudahan tanpa mengabaikan aspek pengawasan dan keamanan.

Disebutkan Bambang, Bea Cukai Biak, bersama dengan Imigrasi Biak, Karantina Biak, dan Kesyahbandaran Pelabuhan Biak, menyediakan proses administrasi masuk dan keluar kapal (clearance in dan clearance out) yang semakin cepat. “Seluruh proses tersebut kini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga jam. Jauh lebih cepat dibandingkan dengan waktu sebelumnya yang bisa mencapai lima hari,” rincinya.

Percepatan pelayanan untuk kunjungan yacht internasional tersebut merupakan hasil dari kolaborasi antarinstansi yang solid serta komitmen untuk mendukung kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi maritim di wilayah timur Indonesia. Peran aktif Bea Cukai dan seluruh instansi pelabuhan membuktikan bahwa pelayanan yang cepat, bersih, dan bersahabat adalah kunci utama dalam membangun pariwisata berbasis kemaritiman yang berkelanjutan.

Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi kuat antara instansi-instansi pelayanan kepelabuhanan.***

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: Pariwisata
Next Post

Masyarakat Diminta Tidak Melakukan Aksi Vandalisme di Jalur Rel KA, Bandel? Ini Ancaman Hukumannya  

Related Posts

Fasilitas Rawat Inap RS Pelabuhan Diperluas, Wujud Komitmen Pemerintah Kota Cirebon
Ragam Kita

Fasilitas Rawat Inap RS Pelabuhan Diperluas, Wujud Komitmen Pemerintah Kota Cirebon

20 Januari 2026
1k
Gedung Perundingan Linggarjati Sepi Pengunjung, Kenaikan Tarif Tiket Masuk Jadi Pemicu
Kuningan Kita

Gedung Perundingan Linggarjati Sepi Pengunjung, Kenaikan Tarif Tiket Masuk Jadi Pemicu

12 Januari 2026
1k
Menelusuri Gedung Linggarjati Saksi Bisu Perjuangan Diplomasi Kedaulatan Indonesia
Kuningan Kita

Menelusuri Gedung Linggarjati Saksi Bisu Perjuangan Diplomasi Kedaulatan Indonesia

11 Januari 2026
1.8k
Next Post

Masyarakat Diminta Tidak Melakukan Aksi Vandalisme di Jalur Rel KA, Bandel? Ini Ancaman Hukumannya  

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2025 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2025 GRAGEPOLITAN