
GRAGEPOLITAN – Meski bermunculan berbagai makanan kekinian, rujak kangkung tetap menjadi salah satu kuliner yang paling diminati kaum ibu, khususnya di wilayah perbatasan Cirebon–Jawa Tengah. Hidangan segar dengan cita rasa pedas dan gurih ini masih menjadi pilihan utama saat berkumpul bersama keluarga maupun rekan sejawat.
Di Losari, Jawa Tengah, minat terhadap kuliner tradisional tersebut masih sangat tinggi. Siti, seorang tenaga pengajar di SLB Mutiara Bunda Losari, Cirebon, mengaku rujak kangkung menjadi menu wajib ketika ia dan teman-temannya mengadakan pertemuan santai.
“Kalau sedang kumpul bareng teman atau kerabat, rujak kangkung itu nggak pernah ketinggalan. Rasanya khas, segar, dan selalu bikin nagih,” ujar Siti.
Teman seprofesinya, Aini, juga menyampaikan hal serupa.

Ia menambahkan bahwa rujak kangkung bukan hanya enak, tetapi juga memberikan sensasi menyegarkan, terutama di cuaca panas seperti belakangan ini.
“Habis makan rujak itu kepala rasanya jadi lebih ringan. Apalagi cuaca lagi panas, rujak kangkung benar-benar pas,” ungkap Aini.
Popularitas rujak kangkung di Losari menunjukkan bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat, terutama bagi para ibu yang menjadikannya teman setia saat bersantai
( Woelan )





Discussion about this post