
GRAGEPOLITAN – Warga Perumahan Taman Kaliwulu Indah, Desa Kaliwulu, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon nampaknya masih belum bebas dari siksaan jalan rusak. Setelah sebelumnya tersiksa dengan jalan rusak di ruas jalan Trusmi- Kaliwulu yang kini sudah diperbaiki, kali ini warga Perumahan Taman Kaliwulu Indah harus tersiksa dengan rusaknya jalan perumahan. Jalan rusak sudah terlihat saat memasuki gerbang perumahan. Dari gerbang masuk perumahan, jalan rusak dan berlubang hampir di sepanjang jalan sekitar 500 meter menuju pertigaan ke Blok E dan G.
Hancurnya badan jalan utama di Perumahan Kaliwulu Indah, dapat dikihat dari kondisinya yang dipenuhi lobang. Saking parahnya hingga tak ubahnya seperti kasur Palembang raksasa yang dihampar di tengah jalan.
Di jalan ini, banyak terlihat lubang berukuran kecil, sedang hingga berukuran besar. Kondisi ini diperparah ketika musim hujan tiba. Jalan dengan lubang berukuran sedang dan besar, dipenuhi dengan air hujan yang membuat lubang tidak terlihat. Kondisi ini mengakibatkan banyak kendaraan yang melewati jalan rusak ini kaget dan hampir terjatuh. Beberapa diantaranya, merasakan tidak nyaman di bagian perut dan pinggang setelah lewat jalan ini. Apa lagi, sebagian besar masyarakat di perumahan melewati jalan rusak ini bisa mencapai 3 hingga 4 kali bolak- balik.
Jalan rusak di perumahan ini juga tidak hanya di sepanjang jalan utama menuju beberapa blok saja. Jalan rusak juga terjadi di gang- gang perumahan. Bahkan, ada lubang yang sangat besar seperti kolam ikan ketika hujan tiba. Jalan di perumahan ini sejatinya sudah pernah diperbaiki. Namun, perbaikan jalan oleh pengembang dilakukan ala kadarnya dengan hanya menambal dengan tanah brangkalan. Beberapa waktu yang lalu, juga sempat diperbaiki oleh masyarakat di perumahan. Perbaikan signifikan terjadi di taman perumahan tersebut. Taman yang sebelumnya kumuh, kini terlihat lebih rapih.
Kondisi jalan rusak di perumahan sangat membuat warga perumahan tidak nyaman. Banyak dari warga, mengalami kerusakan yang parah pada kendaraannya, terutama kendaraan roda dua. Warga juga heran, masih ada pembangunan tahap atau unit baru. Padahal, menurutnya, akses jalan harus diutamakan dan masih menjadi tanggungjawab pengembang perumahan. Warga meminta kepada pengembang untuk menyerahkan fasum kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon jika tidak mampu memperbaiki jalan.
“Motor baru pun, satu tahun tinggal disini sudah hancur, banyak kerusakan. Tolong kepada pengembang, perbaiki jalan. Kalau tidak ada uang, koq bangun unit baru. Kalau tidak mampu, serah terimakan ke pemerintah, biar pemerintah yang memperbaiki,” kata Sukmana, salah satu warga yang sering melewati jalan perumahan.
Hal senada dikatakan Muhammad yang sering melewati jalan perumahan. Ia juga meminta pengembang perumahan untuk bertanggungjawab memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Di perumahan ini juga ada jalan yang sudah diperbaiki, dilakukan aspal sepanjang 80 meter. Saat perbaikan, terdapat papan proyek tertulis bantuan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. Namun, saat ini, status Perumahan Taman Kaliwulu Indah masih belum diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon.
“Bingung juga, belum serah terima tapi ada bantuan perbaikan jalan, itu pun di tengah. Harusnya ya di depan dulu, pintu masuk perumahan,” ujarnya.***





Discussion about this post