gragepolitan.com
No Result
View All Result
Senin, Maret 30, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Tak Mampu Bayar Biaya Sekolah, Pelajar SMAN 1 Tengah Tani Cirebon Nekat Minum Racun

gragepolitan by gragepolitan
9 Juni 2025
in Cirebon Kita, Kabupaten Cirebon
0
0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

GRAGEPOLITAN – Seorang pelajar Kelas X SMAN 1 Tengah Tani Cirebon, Monyq (17) nekat meminum racun pembersih lantai diduga depresi usai putus sekolah karena tak mampu bayar biaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 6 Juni 2025 di sebuah toko buah di kawasan Kalitanjung tempatnya bekerja.

Beruntung percobaan bunuh diri warga Pasindangan Kec Gunungjati Kab Cirebon tersebut, diselamatkan Dias salah satu teman bekerjanya. Usai meminum racun sekira pukul 23.30 Wib, korban saat itu lanhsung dilarikan ke RSUD Gunung Jati.

Hingga Minggu 8 Juni 2025 malam, korban tampak masih terkulai lemah. Sementara orang tuanya bernama Nono Carli berada disampingnya menunggui.

RelatedPosts

Kader PKK dan Posyandu Bersatu: Arahan Wali Kota untuk Masyarakat

Angkutan Lebaran 2026: KAI Daop 3 Cirebon, Ketepatan Waktu Kereta 100 Persen

Menjawab Aspirasi Ansor: DPRD Kabupaten Cirebon dan Upaya Optimalisasi Perda Mandul Melalui Sinergi Penta Helix

“Korban sekolah di SMAN Tengah Tani Kab Cirebon. Akan tetapi korban dikeluarkan pihak sekolah karena tak mampu bayar biaya sekolah,” ujar A Faozan TZ SH MH, Advokat dan Ketua LBH Badan Pejuang Demokrasi Kota Cirebon kepada Pikiran Rakyat Jabar, Minggu 8 Juni 2025.

Ia menyebutkan, selain tak mampu bayar biaya sekolah, korban juga diusir dari kost nya karena tak bisa bayar.
Kemudian korban bekerja menjadi pelayan dan penjaga toko buah di pasar Kalitanjung dengan upah Rp.20.000/hari.

Menjelang tahun ajaran baru tahun ini sudah dekat, uang yang yang dikumpulkan orang tuanya tidak mencukupi untuk bisa kembali mendaptarkan anaknya sekolah.

Hal ini rupanya didengar korban sehingga ia putus asa dan mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun. Beruntung Dias teman korban berhasil menyelamatkannya dengan langsung membawa korban ke IGD RSUD Gunungjati.

Dikatakannya, korban juga jauh sebelumnya tercatat merupakan santri yang cerdas dan pandai berpidato Bahasa Inggris di Ponpes Madinatun Najah Kota Cirebon. Akan tetapi karena kemiskinan ia kini tak mampu melanjutkan sekolahnya.

“Kejadian sosial ini tentu harus menjadi perhatian bersama. Apalagi amanat Pembukaan UUD 45 jelas menyatakan, mencerdaskan kehifupan bangsa merupakan tanggungjawab bersama,” tandasnya.

Atas dasar itu, pihaknya meminta secara khusus bagi pejabat daerah Wali Kota, Bupati dan Gubernur serta Kepala Negara Presiden untuk bisa menjalankan pembukaan UUD 45.

“Kami berharap mengetuk Wali kota Bupati, Gubernur dan Presiden atas peristiwa ini. Jangan sampai karena kemiskinan kemudian tidak dapat melanjutkan belajar di tingkat SMA. Anak-anak jadi korban,” pungkasnya.

Sementara itu, belum ada tanggapan dari pihak dari Kantor Cabang Dinas (KCD) X Jawa Barat.***

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: cirebonjawa baratkcd xkdmminum racunpelajarsman 1 tengah tani
Previous Post

Berpotensi Memicu Keresahan Sosial, Puluhan Pelajar Terjaring Razia Jam Malam

Next Post

Bupati Imron Bahas Program 100 Hari Kerja

Related Posts

Kader PKK dan Posyandu Bersatu: Arahan Wali Kota untuk Masyarakat
Kota Cirebon

Kader PKK dan Posyandu Bersatu: Arahan Wali Kota untuk Masyarakat

27 Maret 2026
999
Angkutan Lebaran 2026: KAI Daop 3 Cirebon, Ketepatan Waktu Kereta 100 Persen
Cirebon Kita

Angkutan Lebaran 2026: KAI Daop 3 Cirebon, Ketepatan Waktu Kereta 100 Persen

26 Maret 2026
999
Menjawab Aspirasi Ansor: DPRD Kabupaten Cirebon dan Upaya Optimalisasi Perda Mandul Melalui Sinergi Penta Helix
Kabupaten Cirebon

Menjawab Aspirasi Ansor: DPRD Kabupaten Cirebon dan Upaya Optimalisasi Perda Mandul Melalui Sinergi Penta Helix

26 Maret 2026
999
Next Post
Bupati Imron Bahas Program 100 Hari Kerja

Bupati Imron Bahas Program 100 Hari Kerja

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN