
GRAGEPOLITAN – Kota Cirebon telah dipilih sebagai tuan rumah untuk Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorkomwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) pada tahun 2027.
Keputusan tersebut diumumkan dalam acara Rakorkomwil III APEKSI yang diadakan di Ballroom B Wahid Prime Hotel Salatiga pada hari Kamis, 23 Juli 2026. Forum ini dihadiri oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Sekretaris Daerah Kota Cirebon Iing Daiman, beberapa kepala perangkat daerah, serta kepala daerah anggota Komisariat Wilayah III APEKSI.
Rakorkomwil dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno. Selain itu, turut hadir Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam dan Ketua Komwil III APEKSI sekaligus Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Muhammad Farhan, Ketua Komwil III APEKSI, menyatakan bahwa Rakorkomwil berfungsi sebagai wadah bagi pemerintah kota untuk menyelaraskan langkah dan membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh daerah masing-masing.
“Melalui forum ini, kita tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga membangun kesamaan pandangan dan memperkuat kerja sama antarkota. Untuk pelaksanaan Rakorkomwil III APEKSI tahun depan, Kota Cirebon telah ditetapkan sebagai tuan rumah,” ujar Farhan.
Menurut pandangannya, program kerja Komwil III APEKSI Tahun 2026 mengusung semangat Harmonisasi, Konsolidasi, dan Penguatan Kapasitas. Sejumlah isu strategis yang menjadi fokus meliputi perubahan iklim, ketahanan perkotaan, peningkatan kapasitas, peran generasi muda, inovasi, tata kelola pemerintahan, serta reformasi fiskal.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Cirebon. Dia menganggap penunjukan ini sebagai kesempatan bagi Kota Cirebon untuk memperkuat kerja sama sekaligus memperkenalkan berbagai potensinya kepada pemerintah kota anggota APEKSI.
“Bagi Kota Cirebon, kepercayaan ini tentu menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami akan mempersiapkan penyelenggaraannya dengan sebaik-baiknya agar Rakorkomwil III APEKSI 2027 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Ia menilai, forum APEKSI memiliki arti penting karena menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama atas berbagai tantangan pembangunan perkotaan.
Salah satu isu yang dibahas dalam Rakorkomwil adalah perubahan iklim dan ketahanan perkotaan. Menurut Wali Kota, dampak perubahan iklim kini semakin nyata dirasakan oleh berbagai daerah sehingga membutuhkan respons dan kebijakan yang terencana.
“Perubahan iklim sudah menjadi tantangan yang dirasakan langsung oleh kota-kota. Karena itu, pemerintah daerah perlu membangun kemampuan untuk beradaptasi dan meningkatkan ketahanan kota dalam menghadapi berbagai perubahan,” tuturnya.
Selain itu, keterlibatan generasi muda dalam pembangunan juga menjadi perhatian. Wali Kota mengatakan, kreativitas dan gagasan anak muda perlu mendapatkan ruang agar dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan kota.
“Anak muda merupakan bagian penting dari masa depan pembangunan perkotaan. Gagasan dan kreativitas mereka perlu diberi ruang agar dapat berkembang dan memberikan kontribusi nyata,” jelasnya.
Penguatan kapasitas ASN juga menjadi bagian dari pembahasan. Menurut Wali Kota, birokrasi yang profesional dan adaptif merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan serta pelayanan publik.
“Pembangunan kota membutuhkan birokrasi yang memiliki kapasitas dan mampu merespons perubahan. ASN harus terus meningkatkan kemampuan agar dapat memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, isu fiskal daerah juga menjadi perhatian dalam forum tersebut. Wali Kota menilai, pengelolaan fiskal yang baik dan kolaborasi antarpemerintahan diperlukan agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Pengelolaan fiskal perlu dilakukan secara cermat dan disertai kolaborasi. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, berbagai program pembangunan diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai lanjutan dari penunjukan tersebut, Pemerintah Kota Cirebon berencana melakukan koordinasi antar-perangkat daerah untuk mempersiapkan Rakorkomwil III APEKSI Tahun 2027.
Persiapan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek acara, agar Kota Cirebon dapat menjadi tuan rumah yang memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.
Selain menjadi bagian dari kerjasama antarpemerintah kota, Rakorkomwil III APEKSI 2027 juga diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Kota Cirebon sebagai kota yang kaya dengan sejarah, budaya, ekonomi, dan pariwisata.
“Semoga Kota Cirebon bisa mengambil peran dalam memperkuat kolaborasi antardaerah dan mendorong lahirnya gagasan bersama bagi pembangunan perkotaan yang berkelanjutan,” harapnya.




Discussion about this post