gragepolitan.com
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Pertamina SMEXPO 2026 Buka Peluang Pasar Baru untuk UMK Cirebon

gragepolitan by gragepolitan
24 Oktober 2026
in Kota Cirebon
0
0
SHARES
999
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Pertamina SMEXPO 2026 Buka Peluang Pasar Baru untuk UMK Cirebon

GRAGEPOLITAN – Produk usaha mikro dan kecil (UMK) lokal perlu mendapat ruang yang lebih luas untuk berkembang, menjangkau pasar baru, dan bersaing di tengah transformasi ekonomi digital. Semangat tersebut menjadi salah satu fokus Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Cirebon 2026 yang resmi dibuka di CSB Mall Cirebon, Jumat (23/10/2026).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir dan memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Patra Niaga bersama PT Pertamina (Persero). Berlangsung selama tiga hari, SMEXPO 2026 menjadi ajang bagi pelaku UMK binaan Pertamina untuk memperkenalkan produk unggulan, bertemu calon pembeli, serta memperluas jaringan pemasaran dan kerja sama bisnis.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi Pertamina atas kepercayaan memilih Kota Cirebon sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan SMEXPO. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat perekonomian masyarakat, terutama melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kota Cirebon, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat bersama PT Pertamina (Persero). Kehadiran SMEXPO 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan BUMN memiliki peran penting dalam mendorong UMK agar semakin berkembang, adaptif, dan mampu menghadapi persaingan ekonomi digital,” ujar Wali Kota.

RelatedPosts

Penataan Mencapai 75%, Penyelesaian Ditargetkan Akhir Tahun

Pemkot Cirebon Tingkatkan Perlindungan Sosial Melalui Bantuan PKH dan Sembako 2026

Wali Kota Ajak Baznas Ciptakan Dampak Positif Melalui Pengelolaan Zakat yang Efektif

Ia menilai, SMEXPO bukan sekadar pameran produk, tetapi juga sarana pembinaan yang membuka peluang bagi pengembangan usaha secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, pelaku UMK dapat memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas sekaligus menjalin hubungan langsung dengan calon pembeli, investor, dan mitra usaha.

Wali Kota berharap produk-produk unggulan Kota Cirebon dan wilayah sekitarnya semakin dikenal berkat kualitas, karakter, serta nilai budaya yang kuat. Menurutnya, potensi lokal tersebut perlu dikembangkan melalui pengelolaan usaha yang profesional, peningkatan kualitas produk, serta strategi pemasaran yang selaras dengan kebutuhan pasar.

“Produk lokal kita memiliki keunggulan dan ciri khas tersendiri. Saya berharap para pelaku UMK dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, membangun komunikasi dengan calon pembeli, mempelajari perkembangan selera pasar, dan menangkap peluang kerja sama yang ada. Kita ingin produk dari Cirebon tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.

Wali Kota menambahkan, tren positif pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon perlu dijaga melalui kebijakan yang tepat sasaran dan kerja sama lintas sektor. Ketika UMK mampu meningkatkan skala usaha, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga turut mendorong penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan perputaran ekonomi daerah.

Pemerintah Kota Cirebon, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP), dengan dukungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), terus memperkuat kapasitas pelaku UMK melalui pendampingan dan berbagai program strategis. Namun, Effendi menegaskan bahwa upaya tersebut memerlukan dukungan berbagai pihak agar hasilnya lebih optimal.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dunia usaha dan BUMN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan. Kolaborasi seperti yang dilakukan Pertamina ini merupakan bentuk gotong royong dalam membangun kemandirian ekonomi daerah. Ketika UMK kita naik kelas, dampaknya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Marcelino Verieza, menjelaskan bahwa SMEXPO merupakan agenda rutin Pertamina untuk memberikan ruang promosi sekaligus mendorong pengembangan UMK binaan. Program tersebut menjadi bagian dari peran Pertamina Patra Niaga yang tidak hanya menjalankan bisnis distribusi energi, tetapi juga berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Roberth, penguatan UMK merupakan salah satu bentuk dukungan Pertamina dalam menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan. Melalui program pembinaan, pelaku usaha didorong meningkatkan kualitas produk, memperbaiki manajemen, memenuhi persyaratan sertifikasi dan perizinan, hingga memperluas jangkauan pemasaran.

“SMEXPO ini bukan hanya kegiatan pameran, tetapi juga bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga untuk turut serta dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami ingin UMK mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk berkembang, meningkatkan kualitas pengelolaan usahanya, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Harapannya, semakin banyak UMK yang mampu naik kelas, bahkan membawa produknya ke pasar ekspor,” ujar Roberth.

Ia menjelaskan, pemilihan Kota Cirebon sebagai lokasi SMEXPO didasarkan pada potensi daerah yang terus berkembang, terutama di sektor pariwisata. Akses transportasi melalui jalan tol dan kereta api turut memudahkan mobilitas wisatawan. Hal ini membuka peluang besar bagi Cirebon untuk menjadi salah satu tujuan wisata sekaligus pusat kegiatan ekonomi di wilayah timur Jawa Barat.

Kondisi tersebut, lanjutnya, perlu diimbangi dengan kesiapan pelaku UMK dalam menyediakan produk berkualitas dan berdaya saing. Wisatawan yang datang ke Cirebon diharapkan tidak hanya menikmati wisata kuliner, tetapi juga tertarik membeli produk lokal sebagai bagian dari pengalaman berkunjung.

Roberth menyebutkan, Pertamina telah membina sekitar 684 UMK di Kota Cirebon. Pembinaan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Dekranasda, serta berbagai lembaga terkait untuk memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha.

“Kami melihat Cirebon memiliki peluang yang besar. Kota ini tidak hanya mempunyai daya tarik wisata dan kuliner, tetapi juga potensi produk UMK yang dapat dikembangkan lebih jauh. Karena itu, kami ingin mendorong agar produk-produk lokal memiliki kualitas, manajemen, dan cara pemasaran yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan SMEXPO di Cirebon merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pertamina di wilayah Jawa Bagian Barat. Setelah sebelumnya diselenggarakan di Pekanbaru, kegiatan di Cirebon menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan pemberdayaan UMK sebelum berlanjut ke Cilacap, Jawa Tengah.

Pertamina Patra Niaga juga berharap kegiatan ini memberikan dampak yang lebih luas daripada transaksi selama pameran berlangsung. Penguatan UMK diharapkan dapat terhubung dengan sektor lain, seperti pariwisata, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga tercipta efek berganda yang mendukung pertumbuhan daerah.

“Kami berharap SMEXPO di Kota Cirebon dapat menjadi contoh bahwa pemberdayaan UMK bisa dilakukan melalui kolaborasi yang konkret. Dampaknya tidak berhenti pada pelaku usaha yang mengikuti pameran, tetapi juga dapat memberikan motivasi kepada UMK lainnya untuk terus belajar, memperbaiki pengelolaan usaha, menjaga kualitas produk, dan berani memperluas pasar,” ungkap Roberth.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: kota cirebonPertamina SMEXPO 2026UMK
Previous Post

Rehabilitasi Rutilahu TMMD ke-130 Berlanjut, Dinding Rumah Emak Ruhimah Mulai Diplester dan Diaci

Related Posts

Penataan Mencapai 75%, Penyelesaian Ditargetkan Akhir Tahun
Kota Cirebon

Penataan Mencapai 75%, Penyelesaian Ditargetkan Akhir Tahun

20 Oktober 2026
1k
Pemkot Cirebon Tingkatkan Perlindungan Sosial Melalui Bantuan PKH dan Sembako 2026
Kota Cirebon

Pemkot Cirebon Tingkatkan Perlindungan Sosial Melalui Bantuan PKH dan Sembako 2026

20 Oktober 2026
1k
Wali Kota Ajak Baznas Ciptakan Dampak Positif Melalui Pengelolaan Zakat yang Efektif
Kota Cirebon

Wali Kota Ajak Baznas Ciptakan Dampak Positif Melalui Pengelolaan Zakat yang Efektif

19 Oktober 2026
1000

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN