
GRAGEPOLITAN – Kantor OJK Cirebon terus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dengan menjalin sinergi dan kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan. Sebagai bentuk komitmennya, Kantor OJK Cirebon bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon melaksanakan Training of Trainers (ToT) Literasi Keuangan serta mengangkat Duta Literasi Keuangan untuk 22 Finalis Jaka Rara Kota Cirebon 2026. Pada Tanggal 8 Juli 2026
Acara yang diselenggarakan di Kantor OJK Cirebon ini dihadiri oleh Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, Penasihat Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon, Feri Rahman Hakim, serta Ketua Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon, M. Ramdan.
Dalam sambutannya, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menyatakan bahwa peningkatan literasi keuangan tidak bisa dilakukan sendirian oleh OJK. Hal ini memerlukan kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, komunitas, dunia pendidikan, media, hingga generasi muda.
“Generasi muda bukan hanya calon pemimpin masa depan, tetapi juga agen perubahan yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk perilaku masyarakat. Oleh karena itu, kami percaya bahwa Finalis Jaka Rara Kota Cirebon memiliki kapasitas, kredibilitas, dan jejaring yang kuat untuk menjadi penyambung pesan literasi keuangan kepada masyarakat luas,” ujar Agus Muntholib.
Melalui kegiatan Training of Trainers, para finalis dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, pentingnya perencanaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang legal dan sesuai kebutuhan, kewaspadaan terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, penipuan keuangan digital, serta pentingnya pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan.
“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor keuangan, literasi keuangan bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan. Masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan keuangan yang tepat, memahami manfaat sekaligus risiko setiap produk dan layanan jasa keuangan, serta selalu memastikan bahwa aktivitas keuangan dilakukan melalui lembaga yang berizin dan diawasi oleh OJK”, lanjut Agus.
OJK Cirebon mengangkat 22 Finalis Jaka Rara Kota Cirebon 2026 sebagai Duta Literasi Keuangan untuk menyebarkan edukasi keuangan kepada generasi muda. Langkah ini memberi peran baru pada finalis, selain mempromosikan budaya dan pariwisata, juga meningkatkan kesadaran finansial masyarakat.
Agus Sukmanjaya dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon mengapresiasi kolaborasi ini. Finalis diharapkan dapat berperan aktif dalam pendidikan keuangan masyarakat melalui berbagai media dan kegiatan.
Langkah ini mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan Indonesia melalui sinergi sektor terkait. OJK Cirebon akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, universitas, komunitas, pelaku usaha, dan media agar edukasi keuangan lebih meluas. Tujuannya adalah membentuk masyarakat yang memahami produk keuangan secara bijak demi kesejahteraan dan sistem keuangan yang inklusif serta aman.




Discussion about this post