gragepolitan.com
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Pemerintah Kota Cirebon Tingkatkan Tata Kelola Bersih Melalui Kerjasama Strategis dengan KPK dan ATR/BPN

gragepolitan by gragepolitan
5 Agustus 2026
in Kota Cirebon
0
0
SHARES
999
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Pemerintah Kota Cirebon Komitmen Perkuat Tata Kelola Bersih Lewat Sinergi dengan KPK dan ATR/BPN

GRAGEPOLITAN – Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel dengan berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) dan Optimalisasi Pemanfaatan Tanah serta Tata Ruang guna mendukung perekonomian daerah Jawa Barat.

Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan pemerintah kabupaten/kota seluruh Jawa Barat.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir secara langsung dalam forum tersebut bersama para kepala daerah lain dalam acara yang berlangsung di Gedung BPSDM Provinsi Jawa Barat, Kota Cimahi, Selasa (4/8/2026). Kehadirannya merupakan dukungan Pemerintah Kota Cirebon terhadap upaya memperkuat pencegahan korupsi, membangun pengelolaan pertanahan dan tata ruang yang lebih baik, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah demi mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pada kesempatan ini, seluruh kepala daerah bersama Kepala Kantor Pertanahan dari masing-masing wilayah menandatangani komitmen kerja sama yang disaksikan oleh Staf Ahli Bidang Pengembangan Kawasan Kementerian ATR/BPN, Dony Erwan Brilianto, Tenaga Ahli Bidang Ekonomi Pertanahan Dedi Noor Cahyanto, serta Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK, Edi Suryanto.

RelatedPosts

Menjawab Keluhan Warga, Cirebon Kuatkan Aksi Pengadaan Air Bersih di Musim Kemarau

Penguatan Sinergi Tim Penggerak PKK dan Bunda PAUD Menuju Kota Cirebon Sehat dan Cerdas

OJK Cirebon Edukasi Perempuan untuk Mengelola Keuangan Keluarga dan Menghindari Risiko Kejahatan Finansial

Dony Erwan Brilianto, selaku Staf Ahli Bidang Pengembangan Kawasan Kementerian ATR/BPN, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi merupakan langkah nyata untuk menyamakan komitmen semua pihak dalam membangun sistem pengelolaan pertanahan dan tata ruang yang lebih terintegrasi.

“Yang ingin kita bangun hari ini bukan hanya penandatanganan komitmen. Lebih dari itu, kita menyatukan data, sistem, kewenangan, sumber daya, serta semangat kolaborasi agar pelayanan pertanahan dan tata ruang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menghadirkan tata kelola yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat penerimaan daerah, memberikan kepastian hukum terhadap aset pemerintah maupun masyarakat, serta meminimalkan potensi penyimpangan dalam pengelolaan pertanahan dan tata ruang.

Menurutnya, terdapat sembilan paket program yang dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Program tersebut meliputi integrasi Nomor Induk Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), integrasi layanan pertanahan dengan Mal Pelayanan Publik, percepatan pendaftaran tanah, percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang terhubung dengan Online Single Submission (OSS), sensus pertanahan berbasis geospasial, integrasi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan/Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B/LP2B) dalam RTRW, penguatan peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), pengembangan Zona Nilai Tanah (ZNT), hingga konsolidasi tanah untuk mendukung pembangunan daerah.

Dony menambahkan, Jawa Barat dipilih sebagai provinsi pertama di Pulau Jawa dalam pelaksanaan program tersebut setelah sebelumnya diterapkan di wilayah Sulawesi dan Lampung.

“Karakteristik dan kebutuhan setiap daerah di Jawa Barat sangat beragam sehingga menjadi tempat yang tepat untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menghadirkan kepastian hukum di bidang pertanahan dan tata ruang, sekaligus memperkuat upaya pencegahan korupsi,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi yang dibangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan KPK. Menurutnya, penataan administrasi pertanahan yang tertib akan memberikan dampak besar terhadap perlindungan aset pemerintah maupun masyarakat.

“Saya berharap dari pertemuan ini lahir tata kelola administrasi yang semakin baik, seluruh aset pemerintah maupun masyarakat memperoleh kepastian hukum melalui sertipikat, penetapan NOP dilakukan secara adil dan proporsional, serta kawasan pertanian, kehutanan, perkebunan, mata air, dan ruang publik dapat terlindungi sesuai peruntukannya,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat sertipikasi aset yang hingga kini belum memiliki legalitas.

“Saat ini masih terdapat sekitar 3.200 bidang tanah milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang belum bersertipikat. Target kami seluruhnya dapat diselesaikan pada tahun 2027, termasuk aset jalan milik pemerintah, agar memiliki perlindungan hukum yang kuat,” tegasnya.

Usai mengikuti rapat koordinasi, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cirebon siap menindaklanjuti hasil kesepakatan tersebut melalui langkah-langkah konkret di daerah.

Menurutnya, pengelolaan aset pemerintah yang tertib menjadi salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan kepastian hukum, perlindungan aset daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Hasil rapat koordinasi ini tidak akan berhenti sebagai kesepakatan di tingkat provinsi. Pemerintah Kota Cirebon akan segera menindaklanjutinya melalui program-program nyata agar pengelolaan aset, pertanahan, dan tata ruang semakin tertib, transparan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Cirebon mendukung penuh implementasi berbagai program yang telah disepakati, mulai dari integrasi data pertanahan, percepatan pendaftaran tanah, pengembangan Zona Nilai Tanah (ZNT), integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) ke dalam tata ruang, percepatan penyusunan RDTR, integrasi layanan pertanahan dengan Mal Pelayanan Publik, konsolidasi tanah untuk pembangunan daerah, hingga penguatan peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kota Cirebon optimistis tata kelola pertanahan dan tata ruang akan semakin tertib, transparan, dan akuntabel.

“Tentu ini juga akan mampu memberikan kepastian hukum atas aset, mendukung investasi, memperkuat perekonomian daerah, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” tuturnya

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: effendi edopemkot cirebonRakor KPK-ATR/BPNTata Kelola Pertanahan
Previous Post

Calon Ketua PWI Jabar Tantan Sulthon, Misi Besar dengan Dukungan Solid dari Seluruh Wilayah

Related Posts

Menjawab Keluhan Warga, Cirebon Kuatkan Aksi Pengadaan Air Bersih di Musim Kemarau
Kota Cirebon

Menjawab Keluhan Warga, Cirebon Kuatkan Aksi Pengadaan Air Bersih di Musim Kemarau

4 Agustus 2026
1k
Penguatan Sinergi Tim Penggerak PKK dan Bunda PAUD Menuju Kota Cirebon Sehat dan Cerdas
Kota Cirebon

Penguatan Sinergi Tim Penggerak PKK dan Bunda PAUD Menuju Kota Cirebon Sehat dan Cerdas

4 Agustus 2026
1k
OJK Cirebon Edukasi Perempuan untuk Mengelola Keuangan Keluarga dan Menghindari Risiko Kejahatan Finansial
Ekonomi Kita

OJK Cirebon Edukasi Perempuan untuk Mengelola Keuangan Keluarga dan Menghindari Risiko Kejahatan Finansial

2 Agustus 2026
1k

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN