gragepolitan.com
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Majalengka Kita
  • Kuningan Kita
  • lainnya
    • Ekonomi Kita
    • Lifestyle Kita
    • Parlemen Kita
    • Pendidikan Kita
    • Politik Kita
    • Ragam Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
gragepolitan.com
No Result
View All Result

Sebanyak 200 Becak Listrik dari Presiden Prabowo untuk Pengemudi di Cirebon

gragepolitan by gragepolitan
4 September 2026
in Kota Cirebon
0
0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Presiden Prabowo Serahkan 200 Becak Listrik di CirebonGRAGEPOLITAN || Kota Cirebon – Sebanyak 200 unit becak listrik yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah diserahkan secara cuma-cuma kepada para pengemudi becak di Kota Cirebon dan sekitarnya. Acara penyerahan bantuan ini dilaksanakan oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) di Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon pada Jumat, 3 September 2026.

Program bantuan ini difokuskan kepada pengemudi becak yang sudah lanjut usia sebagai bagian dari inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan mereka sekaligus mengurangi beban fisik dalam aktivitas sehari-hari.

Wali Kota mengungkapkan apresiasi terhadap perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada warga, khususnya para pengemudi becak. Dia menegaskan bahwa bantuan berupa becak listrik ini bukan hanya sekadar penyediaan alat transportasi, melainkan juga langkah untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dan memajukan transportasi lokal sambil tetap menjaga keberadaan becak sebagai elemen penting dalam kehidupan dan budaya Kota Cirebon.

“Bantuan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Becak listrik ini merupakan aset produktif yang diharapkan dapat membantu bapak-bapak pengemudi becak bekerja lebih ringan dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga,” ujar Wali Kota.

RelatedPosts

Penataan Mencapai 75%, Penyelesaian Ditargetkan Akhir Tahun

Pemkot Cirebon Tingkatkan Perlindungan Sosial Melalui Bantuan PKH dan Sembako 2026

Wali Kota Ajak Baznas Ciptakan Dampak Positif Melalui Pengelolaan Zakat yang Efektif

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Cirebon memiliki tanggung jawab untuk memastikan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Karena itu, Pemkot Cirebon akan membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN dan sektor swasta, untuk mendukung ketersediaan sarana pengisian daya bagi becak listrik.

“Kami akan berupaya membangun ekosistem pendukungnya. Jangan sampai bantuan sudah diterima, tetapi kemudian para pengemudi kesulitan ketika membutuhkan fasilitas untuk mengisi baterai. Ini yang perlu kita pikirkan bersama,” katanya.

Wali Kota Cirebon juga mengingatkan para penerima agar menjaga dan merawat becak listrik dengan baik. Becak listrik yang telah diterima tidak boleh diperjualbelikan, dipindahtangankan, disewakan, maupun digadaikan. Para penerima juga diminta tidak melakukan modifikasi yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis karena dapat menyebabkan kerusakan dan berpotensi menggugurkan garansi.

“Bapak-bapak harus merawat becak ini dengan penuh tanggung jawab. Jangan dimodifikasi sembarangan, jangan melepas identitas atau membongkar bagian-bagian yang memang tidak boleh dibongkar. Kalau dirawat dengan baik, mudah-mudahan becak ini bisa digunakan dalam jangka panjang untuk membantu perekonomian keluarga,” tuturnya.

Menurut Wali Kota, kehadiran becak listrik juga menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dapat berjalan beriringan dengan kehidupan masyarakat. Modernisasi, kata dia, tidak seharusnya hanya dinikmati oleh kelompok masyarakat tertentu, tetapi juga harus dapat dirasakan oleh masyarakat yang selama ini bekerja di sektor informal.

“Bapak-bapak pengemudi becak bukan hanya penerima bantuan. Bapak-bapak adalah bagian penting dari kehidupan Kota Cirebon. Dengan adanya becak listrik ini, kita ingin menunjukkan bahwa teknologi dan modernisasi juga bisa hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan lain, Direktur Operasi Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Brigjen TNI (Purn) Sudarwo Aris Nurcahyo menyatakan bahwa pemberian becak listrik merupakan wujud perhatian Bapak Presiden Prabowo kepada pengemudi becak yang sudah lanjut usia.

Ia menceritakan bahwa ide becak listrik muncul dari keprihatinan Prabowo melihat masih adanya warga lanjut usia yang harus bekerja keras mengayuh becak untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sudarwo menjelaskan bahwa ketika Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, ia menginstruksikan PT Len Industri (Persero) dan PT Pindad untuk merancang serta mengembangkan becak bertenaga baterai. Inisiatif ini ditujukan agar pengemudi becak, terutama yang sudah lanjut usia, tidak perlu mengeluarkan tenaga besar untuk mengayuh, seperti yang terjadi pada becak konvensional.

“Dari keresahan itulah kemudian muncul gagasan membuat becak listrik. Harapannya, bapak-bapak yang sudah lanjut usia tetapi masih harus bekerja mencari nafkah bisa lebih ringan dalam menjalankan pekerjaannya,” kata Sudarwo.

Ia menyebutkan, hingga saat ini bantuan becak listrik tersebut telah didistribusikan lebih dari 7.000 unit di sejumlah daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Khusus di Kota Cirebon, sebanyak 200 unit diserahkan kepada para pengemudi becak berusia 60 tahun ke atas.

“Pada hari ini kami mewakili Bapak Prabowo Subianto untuk menyerahkan langsung bantuan becak listrik gratis kepada bapak-bapak pejuang keluarga, para pengemudi becak yang berusia 60 tahun ke atas di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya. Hari ini ada 200 unit yang kami serahkan,” ujarnya.

Sudarwo berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan tenaga para pengemudi, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap pendapatan harian mereka.

“Semoga bantuan ini bermanfaat, bukan hanya meringankan tenaga bapak-bapak pengemudi becak, tetapi juga dapat meningkatkan pendapatan harian dan membantu keluarga,” katanya.

Ia menilai, pemberian becak listrik merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, bantuan tersebut perlu dilanjutkan dengan program pemberdayaan yang lebih luas dan berkelanjutan agar masyarakat memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri.

“Bantuan becak listrik mungkin hanya salah satu bentuk intervensi. Yang paling penting adalah bagaimana pemberdayaan ekonomi dilakukan secara struktural, menyeluruh, dan berkelanjutan. Dampaknya diharapkan bisa menciptakan lebih banyak kesempatan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Sudarwo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Cirebon, para relawan, dan semua pihak yang telah mendukung acara penyerahan bantuan ini.

Ia menekankan kepada penerima manfaat agar becak listrik tersebut digunakan dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Sudarwo menyebutkan bahwa setiap penerima sudah menerima panduan terkait penggunaan, perawatan, dan cara mengisi baterai.

Untuk mempermudah perawatan dan perbaikan, YGSN telah menjalin kerja sama dengan produsen Viar. Para penerima dapat membawa becak listrik yang mengalami kerusakan ke bengkel Viar terdekat di Kota Cirebon agar mendapatkan layanan perbaikan sesuai ketentuan program.

“Kami menaruh hormat kepada bapak-bapak yang meskipun sudah lanjut usia masih terus berjuang untuk keluarga. Kami memahami tentu tidak mudah. Karena itu, mudah-mudahan bantuan ini setidaknya dapat meringankan tenaga bapak-bapak dalam bekerja,” ujar Sudarwo.

Ia juga berharap Pemerintah Kota Cirebon dapat membantu menyediakan sejumlah titik pengisian baterai di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau para pengemudi becak.

“Kami mohon dukungan Pemkot Cirebon agar di lokasi tertentu dapat disediakan tempat pengisian baterai. Tidak perlu fasilitas yang besar, cukup beberapa titik stop kontak yang bisa digunakan para pengemudi untuk mengisi baterai secara gratis,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: kota cirebonPengemudi Becak
Previous Post

Kanwil DJP Jawa Barat II Ajak 100 Pelajar Bekasi Kenali Pentingnya Pajak pada Pajak Bertutur 2026

Next Post

Wali Kota Cirebon: Menargetkan Gerak Jalan Indah Sebagai Acara Tahunan

Related Posts

Penataan Mencapai 75%, Penyelesaian Ditargetkan Akhir Tahun
Kota Cirebon

Penataan Mencapai 75%, Penyelesaian Ditargetkan Akhir Tahun

20 Oktober 2026
1k
Pemkot Cirebon Tingkatkan Perlindungan Sosial Melalui Bantuan PKH dan Sembako 2026
Kota Cirebon

Pemkot Cirebon Tingkatkan Perlindungan Sosial Melalui Bantuan PKH dan Sembako 2026

20 Oktober 2026
1k
Wali Kota Ajak Baznas Ciptakan Dampak Positif Melalui Pengelolaan Zakat yang Efektif
Kota Cirebon

Wali Kota Ajak Baznas Ciptakan Dampak Positif Melalui Pengelolaan Zakat yang Efektif

19 Oktober 2026
1000
Next Post
Wali Kota Cirebon: Menargetkan Gerak Jalan Indah Sebagai Acara Tahunan

Wali Kota Cirebon: Menargetkan Gerak Jalan Indah Sebagai Acara Tahunan

Discussion about this post

cirebonkota
gragepolitan.com

© 2026 GRAGEPOLITAN

  • Redaksi
  • Sitemap
  • Kontak
  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
  • Indramayu Kita
  • Kuningan Kita
  • Majalengka Kita
  • Lifestyle Kita
  • Parlemen Kita
  • Pendidikan Kita
  • Politik Kita
  • Ragam Kita
  • Sport Kita
  • Ekonomi Kita
  • Nasional Kita

© 2026 GRAGEPOLITAN