
GRAGEPOLITAN – Kelompok Tani Lestari 09 RW 09 Karang Anyar, Jagasatru Barat, Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, terus aktif mengembangkan program pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos. Program yang dimulai sejak tahun 2023 ini menjadi bagian dari inisiatif menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekitar.
Proses pembuatan kompos memanfaatkan dedaunan yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar, seperti daun jagung, daun jambu, daun mangga, daun sukun, serta daun pepaya. Semua dedaunan tersebut dikumpulkan dan diolah melalui metode pengomposan hingga menghasilkan pupuk organik padat yang siap digunakan.
Ketua bersama anggota Poktan Lestari 09 memanfaatkan pupuk kompos yang dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan pertanian mereka. Pupuk organik tersebut digunakan untuk menyuburkan berbagai tanaman yang dibudidayakan oleh warga di kawasan RW 09 Karang Anyar Jagasatru Barat, memberikan manfaat langsung bagi komunitas setempat.
Program ini juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan limbah organik agar tidak menumpuk menjadi sampah.
Menurut Toto Satori Ketua RW 09 karang anyar jagasatru barat,, penggunaan pupuk kompos dinilai lebih ramah lingkungan karena berasal dari bahan alami. Selain membantu mengurangi volume sampah organik, kompos juga mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan.
“Daun-daun yang sebelumnya dianggap limbah kini bisa dimanfaatkan menjadi pupuk yang berguna untuk tanaman. Hasil kompos saat ini masih digunakan untuk kebutuhan internal kelompok tani,” ujarnya.
Keberadaan Poktan Lestari 09 sendiri telah aktif dalam berbagai kegiatan ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan di Kelurahan Jagasatru.
Program pembuatan kompos ini diharapkan terus berkembang sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. (Woelan)





Discussion about this post