
GRAGEPOLITAN – Momen libur panjang akhir pekan (long weekend) pada akhir Mei hingga awal Juni 2026 membawa dampak positif bagi pergerakan ekonomi dan pariwisata di wilayah Cirebon. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon mencatat adanya lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan, yang sekaligus memberikan dampak positif langsung pada denyut nadi pariwisata dan ekonomi lokal.
Selama periode libur panjang yang berlangsung dari tanggal 26 Mei hingga 1 Juni 2026, Daop 3 Cirebon mencatat telah melayani total 96.470 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 49.627 penumpang yang berangkat (naik) dan 46.843 penumpang yang tiba (turun) di berbagai stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon.
Puncak kepadatan arus penumpang terjadi pada 26 Mei 2026 untuk arus mudik, dan tanggal 1 Juni 2026 untuk arus balik.
Pada puncak tersebut, jumlah penumpang turun mencapai 10.708 orang, sedangkan penumpang naik menyentuh angka 9.643 orang.
Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengungkapkan bahwa tingginya volume kedatangan penumpang di stasiun-stasiun wilayah Cirebon berbanding lurus dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke kota Cirebon dan daerah sekitarnya.
Transportasi kereta api menjadi motor penggerak utama dalam memboyong pelancong dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Semarang.
“Tingginya antusiasme masyarakat menggunakan kereta api selama long weekend kemarin tidak hanya mencerminkan pulihnya mobilitas publik, tetapi juga menjadi angin segar bagi sektor pariwisata di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Banyak penumpang yang memanfaatkan momen ini untuk berwisata kuliner, sejarah, dan religi di Cirebon,” ujar Muhibbuddin
Menurut Muhibbuddin kereta api kini menjadi pilihan utama karena menawarkan kepastian waktu, kenyamanan, dan bebas dari kemacetan jalan raya, sehingga waktu liburan masyarakat menjadi lebih efektif.
Melonjaknya jumlah penumpang ini direspons KAI Daop 3 Cirebon dengan memastikan seluruh operasional berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Guna menghindari antrean dan mempermudah proses keberangkatan, KAI mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan fitur-fitur digital yang tersedia.
“Kami menyarankan para pelanggan untuk memanfaatkan fasilitas e-boarding pass dan fitur face recognition di stasiun agar proses boarding lebih simpel, cepat, dan efisien tanpa perlu mengantre lama,” tambah Muhibbuddin.
KAI juga mengingatkan penumpang untuk tetap memperhitungkan estimasi waktu perjalanan menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta. Pemesanan tiket untuk perjalanan berikutnya dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, atau mitra penjualan resmi lainnya.
“Lonjakan penumpang ini adalah bentuk kepercayaan besar dari masyarakat. KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan tersebut dengan menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” pungkas Muhibbuddin.





Discussion about this post